BPSK Cirebon Dorong Konsumen Lebih Teliti sebelum Belanja di Marketplace
- 09 Sep 2026 13:20 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sengketa perdagangan melalui sistem elektronik mulai menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir di Kabupaten Cirebon. Konsumen mengadukan persoalan pembelian barang melalui marketplace kepada Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen setempat.
Sekretaris Disperdagin Kabupaten Cirebon/Ketua BPSK Kabupaten Cirebon, Dr. Rodiyah, mengatakan konsumen kerap tertarik promosi harga murah melalui marketplace. “Tetapi ada tren, ya, dua tahun terakhir ini bahwa memang tadi e-commerce itu menjadi tren yang menarik sebenarnya di masalah sengketa konsumen,” katanya kepada RRI, Senin, 7 September 2026.
Baca juga: Edukasi Hak Konsumen Diperkuat, BPSK Cirebon Buka Layanan Sengketa Gratis
Kondisi tersebut membuat sebagian pembeli kurang teliti memeriksa spesifikasi, ulasan, dan rating produk sebelum bertransaksi. Kebiasaan langsung melakukan checkout ketika menemukan promosi menarik berpotensi menimbulkan persoalan bagi konsumen.
BPSK Kabupaten Cirebon juga pernah menerima aduan terkait pembelian barang melalui marketplace dalam beberapa bulan terakhir. Penyelesaian perkara tersebut masih menghadapi kendala karena perdagangan melalui sistem elektronik menjadi ranah pemerintah pusat.
“Dan memang ini ketiga kendala. Kendala kenapa? Karena PMSE ini menjadi ranahnya di pemerintah pusat, ya,” ujarnya. Kondisi tersebut membuat BPSK mengalami kesulitan memanggil para pihak yang bersengketa dalam perkara perdagangan elektronik.
Baca juga: Sengketa Jasa Keuangan Dominasi Pengaduan Konsumen di BPSK Cirebon
Masyarakat tetap dapat mengajukan pengaduan apabila mengalami persoalan dengan pelaku usaha dalam transaksi perdagangan elektronik. Namun, konsumen disarankan menyampaikan keluhan terlebih dahulu kepada pelaku usaha untuk mencari penyelesaian langsung.
BPSK mendorong masyarakat lebih cermat sebelum melakukan transaksi melalui platform perdagangan elektronik maupun marketplace. Pemeriksaan spesifikasi, ulasan, dan rating produk penting dilakukan untuk mengurangi risiko kerugian konsumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....