Harga Gabah Naik, Beras Premium di Kabupaten Cirebon Tembus Rp15 Ribu
- 09 Sep 2026 11:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Harga beras premium di Kabupaten Cirebon kini bergerak di atas 15 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan tersebut terjadi ketika musim kemarau panjang turut memengaruhi harga gabah dan pasokan beras masyarakat.
Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Dr. Rodiya, S.T., M.M., mengatakan kenaikan harga beras dipengaruhi meningkatnya harga gabah. Kondisi tersebut terjadi ketika masa panen sejumlah wilayah masih berlangsung sehingga pasokan belum sepenuhnya stabil.
"Kalau yang medium itu kan Rp12.500," ucapnya kepada RRI, Senin, 7 September 2026. Sementara beras premium telah melampaui harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah sebesar 13.500 rupiah per kilogram.
Baca juga: Hadapi Kemarau Panjang, Disperdagin Cirebon Perluas Kios Pengendali Inflasi
Baca juga: Kemarau Panjang Berdampak pada Pasokan dan Harga Pangan di Cirebon
Untuk beras SPHP, harga penjualan kepada masyarakat berada di kisaran Rp11.000 per kilogram. Pemerintah daerah terus memantau harga beras untuk mencegah kenaikan semakin tinggi dan menjaga keterjangkauan masyarakat.
Kabupaten Cirebon memiliki kemampuan memasok kebutuhan beras medium maupun premium dari produksi daerah sendiri. Kondisi tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga ketersediaan beras ketika pasokan komoditas lain masih bergantung daerah luar.
Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan Bulog melalui Kios Pengendali Inflasi di sejumlah pasar. Fasilitas tersebut menyediakan beras SPHP sebagai pilihan masyarakat memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau.
"Ya sekarang harga premium sudah bergerak ke di atas Rp15.000, padahal kalau standar HET-nya kan Rp13.500," ujarnya. Upaya pengendalian terus dilakukan agar kenaikan harga beras tidak semakin membebani kebutuhan konsumsi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....