Pemdes Astanalanggar Siapkan Pembinaan bagi Penerima Bansos Terindikasi Judol
- 01 Sep 2026 11:25 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Desa Astanalanggar, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, menemukan sejumlah penerima bantuan sosial yang terindikasi terlibat judi online. Namun, jumlah warga yang mengalami persoalan tersebut dinilai masih relatif sedikit.
Kuwu Desa Astanalanggar, Sobi, S.Ag., mengatakan persoalan tersebut menjadi perhatian karena penerima bantuan sosial seharusnya dapat memanfaatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Pihak desa mencatat terdapat sekitar tiga hingga lima warga yang diketahui memiliki persoalan terkait judi online.
“Paling ya tiga, lima orang. Enggak banyak. Ya orang kampung kan mestinya ada yang ngerti ada yang tidak. Kebanyakan tidak ngerti masalah judol sih,” ucapnya kepada RRI, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut Sobi, pemerintah desa akan mengedepankan pendekatan edukasi dan penyadaran kepada warga yang terlibat judi online. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami dampak judi online terhadap kondisi ekonomi keluarga maupun keberlanjutan penerimaan bantuan sosial.
Sobi mengatakan warga yang telah menyadari kesalahannya nantinya dapat diarahkan untuk mengikuti proses pendataan kembali melalui Dinas Sosial. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembinaan sekaligus memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat sesuai ketentuan.
“Pertama solusinya nanti istilahnya kita terutama menyadarkan orang. Terus nanti kalau sudah menyadari barangkali mungkin bisa didaftarkan lagi ke bagian Dinas Sosialnya,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut belum menjadi persoalan besar di Desa Astanalanggar karena jumlah warga yang terindikasi terlibat judi online relatif terbatas. Pemerintah desa tetap mendorong masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan memahami risiko aktivitas judi online.
Pemerintah Desa Astanalanggar juga berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bantuan sosial digunakan sesuai kebutuhan. Edukasi dinilai penting untuk mencegah persoalan judi online berdampak lebih luas terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga.
Sobi berharap masyarakat semakin memahami bahaya judi online dan tidak menjadikannya sebagai aktivitas untuk mencari penghasilan tambahan. Pemerintah desa akan terus melakukan pendekatan kepada warga sebagai langkah pencegahan agar persoalan tersebut tidak berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....