Wali Kota Cirebon Dorong Peserta Pelatihan Vokasi Jadi Wirausaha
- 27 Agt 2026 16:25 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Wali Kota Cirebon Effendi Edo mendorong peserta Pelatihan Vokasi Batch 4 memanfaatkan keterampilan untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri. Hal itu disampaikan dalam sambutan pembukaan Pelatihan Vokasi Batch 4 di Ruang Rapat Prabayaksa Setda Kota Cirebon, Kamis 27 Agustus 2026.
Effendi Edo menilai perkembangan Kota Cirebon dalam dua hingga tiga tahun ke depan akan membuka banyak peluang ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, meningkatnya kunjungan dan aktivitas pembangunan akan membutuhkan berbagai tenaga dengan keahlian khusus.
Ia menyebut keterampilan seperti meracik kopi, tata rambut, menjahit, membuat roti dan kue hingga pengelasan memiliki peluang kerja yang cukup besar. Keterampilan tersebut juga dapat menjadi modal bagi peserta untuk membangun usaha sendiri apabila tidak bekerja di perusahaan.
"Jangan dikira tukang las, tukang roti, tukang cukur itu pekerjaan hina, tidak; mudah-mudahan setelah pelatihan ini selesai, ada yang langsung bekerja, membuka lapak kopi, membuat baju, dan membuka usaha penataan rambut," ujar Effendi Edo dalam sambutannya Kamis, 27 Agustus 2026.
Effendi Edo mengatakan, pembangunan sejumlah hotel di Kota Cirebon juga membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan tertentu, termasuk tenaga ahli pengelasan. Selain itu, keberadaan galangan kapal di Kota Cirebon dinilai dapat menjadi salah satu peluang kerja bagi peserta yang memiliki kemampuan di bidang tersebut.
Ia juga menilai pertumbuhan penduduk dan pembangunan perumahan akan menciptakan kebutuhan jasa lainnya, seperti penjahit dan tenaga pengelasan untuk pembuatan pagar. Karena itu, peserta diminta tidak memandang rendah pekerjaan yang diperoleh dari keterampilan vokasi.
Menurutnya, peningkatan kesempatan kerja juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cirebon menekan angka pengangguran. Ia berharap peserta dapat benar-benar memanfaatkan pelatihan sehingga setelah selesai memiliki keahlian yang bisa digunakan untuk memperoleh penghasilan.
Effendi Edo menegaskan pemerintah daerah terus berupaya membawa berbagai program pelatihan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Kota Cirebon, khususnya program yang dapat diikuti masyarakat secara gratis. Upaya tersebut dilakukan agar semakin banyak warga Kota Cirebon memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan dan bekerja.
Ia meminta peserta tetap menjalin komunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja setelah menyelesaikan pelatihan. Peserta yang sudah bekerja maupun membuka usaha diminta melaporkan perkembangannya kepada dinas sebagai bahan evaluasi program pelatihan.
"Setelah pelatihan jangan putus komunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja, informasikan kalau sudah membuka usaha atau sudah bekerja di mana, karena ini menjadi catatan dan bahan evaluasi kami," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....