Disbudpar Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW

  • 25 Agt 2026 17:20 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Tradisi Maulid Nabi di lingkungan keraton Cirebon dinilai memiliki nilai penting sebagai bagian dari warisan budaya dan keagamaan masyarakat. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Ramli Effendi, Ners, M.Kep., mengatakan tradisi tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Tradisi ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad, tetapi juga menjadi sarana pelestarian tradisi keraton,” ujar Ramli saat dihubungi RRI pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurutnya, pelaksanaan tradisi Maulid Nabi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat hubungan antara keraton dengan masyarakat di sekitarnya. Hal tersebut menjadi salah satu nilai penting yang perlu terus dijaga dalam pelaksanaan tradisi Maulid Nabi di Cirebon.

Ramli menjelaskan, tradisi Maulid Nabi termasuk dalam kategori warisan budaya takbenda yang perlu mendapatkan upaya pelestarian secara berkelanjutan. Pelestarian dilakukan melalui perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan tradisi tersebut.

Ia mengatakan, dari sisi perlindungan, tradisi Maulid Nabi telah dicatat sebagai bagian dari tradisi yang merupakan warisan budaya dan telah diakui secara nasional. Sementara dari sisi pemanfaatan, tradisi tersebut menjadi wujud hubungan masyarakat dengan keraton sekaligus upaya menjaga keberlangsungan tradisi.

“Pengembangannya adalah kami coba memfasilitasi tradisi ini menjadi salah satu sarana yang membantu meningkatkan perekonomian di sekitar keraton dan Cirebon pada umumnya,” ucapnya.

Ramli menambahkan, pengembangan tradisi tidak dimaksudkan untuk menghilangkan nilai asli yang terkandung di dalamnya. Sebaliknya, pengembangan diarahkan agar tradisi tetap lestari sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dari sisi sosial dan ekonomi.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keberadaan tradisi Maulid Nabi sebagai bagian dari identitas budaya Cirebon. Dengan demikian, nilai keagamaan, tradisi keraton, hubungan masyarakat, serta potensi ekonomi dapat berjalan beriringan dalam pelestariannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....