Kodim 0614 dan PDAM Kota Cirebon Didistribusikan Enam Toren ke Argasunya
- 21 Agt 2026 18:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, CIREBON – Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terus digencarkan di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Babinsa Kelurahan Argasunya, Sertu Engkus Kusnandar, memonitor langsung penyaluran bantuan enam unit toren air pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Penyaluran sarana penampungan air ini merupakan buah kerja sama antara PDAM Kota Cirebon dan Kodim 0614/Kota Cirebon. Aksi nyata ini digelar sebagai bentuk kepedulian bersama dalam meringankan beban masyarakat yang mengalami krisis air.
Bantuan toren didistribusikan secara merata di beberapa titik krusial wilayah Kelurahan Argasunya. Langkah ini diambil agar cakupan penerima manfaat bantuan air bersih dapat menjangkau lokasi yang paling membutuhkan.
Adapun lokasi penempatan penampung air meliputi RT 01, RT 02, dan RT 06 di wilayah RW 08 Kopi Luhur. Selain itu, bantuan juga ditempatkan di RT 01 dan RT 04 RW 05 Kedung Krisik Utara serta kawasan RW 07 Sumurwuni.
Enam unit toren yang disalurkan memiliki variasi ukuran kapasitas guna menyesuaikan kebutuhan warga setempat. Rinciannya terdiri dari satu unit berkapasitas 2.000 liter, empat unit berkapasitas 2.500 liter, dan satu unit berkapasitas 3.000 liter.
Di lapangan, Sertu Engkus Kusnandar mengawal ketat proses droping hingga penempatan fasilitas air tersebut. Ia memastikan seluruh proses penataan sarana berjalan dengan tertib dan presisi sesuai titik yang direncakanan.
Sertu Engkus menyebut aksi ini sebagai komitmen kuat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga Argasunya. Kehadiran pihak TNI dan pemerintah daerah diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan akses air bersih.
"Kami berharap bantuan toren air bersih ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian dalam mengatasi kesulitan warga," ujar Sertu Engkus.
Pada kesempatan terpisah, Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kerja sama TNI, PDAM, dan Pemkot Cirebon menjadi kunci utama optimalnya pelayanan publik.
Dandim berharap sarana penampungan air tersebut mampu menjadi solusi jangka panjang bagi warga terdampak. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan air bersih di wilayah-wilayah rawan krisis.
"Bantuan toren air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di wilayah yang membutuhkan. Kodim 0614/Kota Cirebon akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan," ucap Dandim.
Ia turut mengimbau seluruh lapisan warga untuk merawat dan memelihara bantuan fasilitas publik yang telah diberikan. Penggunaan secara bijak akan membuat manfaat penampung air ini dirasakan dalam jangka panjang.
Letkol Arm Drajat Santoso menambahkan bahwa aksi sosial semacam ini kian mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ketersediaan air harian yang mencukupi akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Sebelumnya, aksi tanggap krisis air bersih juga telah disalurkan secara bertahap di kawasan Argasunya. Langkah terpadu tersebut dilakukan guna merespons secara cepat keluhan krisis air yang dialami warga.
Sinergi antara TNI, PDAM, pemerintah daerah, dan aparatur kelurahan dipastikan akan terus diperkuat secara berkelanjutan. Kerjasama ini bertujuan agar penanganan krisis air di Kota Cirebon dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....