Mahasiswa KKM Girinata Rancang Mesin Pencacah Sampah Organik

  • 19 Agt 2026 20:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Tim Teknis mahasiswa KKM Terpadu Ke-9 Kelompok 3 Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon mencatat inovasi yang membanggakan. Mereka berhasil merancang dan menguji coba mesin pencacah sampah organik di Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Mesin inovatif ini digerakkan dengan menggunakan dinamo listrik yang memiliki spesifikasi putaran hingga 1.400 rpm. Alat tersebut memang dirancang secara khusus untuk menghaluskan sampah organik rumah tangga sebelum akhirnya diserap melalui instalasi Loseda yang telah dipasang di sejumlah rumah warga.

Desain mesin pencacah tersebut digarap secara cermat oleh Fahrul Syahrozi. Ia merupakan mahasiswa Fakultas Teknik dari Program Studi Teknik Mesin UNTAG 45 Cirebon yang merancang spesifikasinya bersama tim teknis beranggotakan mahasiswa lainnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Qeinan Muhammad Kanz Dennora, memberikan penjelasan mengenai tujuan spesifik pembuatan alat ini. "Untuk memaksimalkan olahan sampah organik agar dapat terserap sempurna oleh tanaman melalui instalasi Loseda, diperlukan sampah organik yang telah dicacah lebih halus," ucap Qeinan Muhammad Kanz Dennora kepada RRI, Rabu, 19 Agustus 2026.

Lebih lanjut, Qeinan juga memaparkan betapa pentingnya peran inovasi buatan mahasiswa ini bagi masyarakat desa setempat. "Mesin ini menjadi sarana pendukung program pengolahan sampah organik di desa," ucapnya.

Setelah proses uji coba permesinan dinyatakan berhasil, rangkaian program kerja mahasiswa tidak berhenti sampai di tahap tersebut. Kegiatan langsung dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai tata cara penggunaan sekaligus prosedur perawatan mesin kepada warga sekitar.

Sasaran sosialisasi ini khususnya ditujukan kepada Kelompok Tani, yang menyambut dengan sangat antusias kehadiran alat pendukung skala rumah tangga ini. Melalui program ini, mahasiswa sangat berharap keberadaan mesin pencacah dapat mengoptimalkan pengolahan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan di Desa Girinata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....