Kilang Balongan Pertahankan Predikat Gold Sistem Pengamanan
- 19 Agt 2026 20:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan berhasil mempertahankan predikat Gold dalam Audit Sistem Manajemen Pengamanan dengan nilai mencapai 96,86 persen. Capaian kategori baik sekali tersebut diumumkan Badan Pemelihara Keamanan Polri pada closing meeting di Indramayu, Selasa, 18 Agustus 2026.
Ketua Tim Klarifikasi Baharkam Polri, Kombes Pol Ananta Giarinto, menyampaikan hasil evaluasi menunjukkan pengimplementasian Sistem Manajemen Pengamanan di Kilang Balongan sudah berjalan sangat baik. Audit yang berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 ini mengacu pada Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019.
"Kilang Balongan telah berhasil mempertahankan predikat Gold dengan nilai mencapai 96,86 persen dari 100 yang berarti mendapatkan kategori Baik Sekali," terang Ananta. Ia menambahkan, pengujian ini memastikan sistem pengamanan mampu menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di lapangan.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, mengapresiasi seluruh pekerja dan mitra kerja yang berkontribusi menjaga keamanan aset strategis tersebut. "Keberhasilan ini merupakan wujud kesolidan dari seluruh elemen di Kilang Balongan dalam menjaga kelancaran dan keamanan Kilang Balongan," kata Yulianto.
Meski meraih predikat tertinggi, Yulianto mengingatkan masih adanya ruang perbaikan untuk menyempurnakan aspek pengamanan secara berkelanjutan. Ia meminta seluruh pekerja terus meningkatkan komitmen penerapan standar pengamanan sesuai peraturan yang berlaku.
"Keamanan kilang merupakan garda terdepan dalam kelancaran operasi Kilang Balongan serta ketahanan energi nasional demi kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat," ujar Yulianto. Penilaian audit itu sendiri meliputi aspek komitmen kebijakan, pola pengamanan, konfigurasi pengamanan, standar kemampuan personel, hingga monitoring.
Rangkaian observasi lapangan dilakukan di area strategis seperti Pos 3 Zona Merah, Control Center Oil Movement, Command Center, hingga Pos Jetty. Pemeriksaan menyeluruh tersebut bertujuan memperkuat sistem proteksi berlapis pada objek vital nasional di wilayah Jawa Barat.
Pjs Area Manager Communication, Relation, and CSR RU VI Balongan, Abraham Lagaligo, menegaskan bahwa penerapan sistem pengamanan terpadu ini menjadi kunci keberlanjutan operasional kilang. "Kilang Pertamina Balongan merupakan aset strategis nasional yang memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan energi negara," ujar Abraham.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....