Infrastruktur Majalengka 2026: 4.122 Rutilahu & 117 Km Jalan Dibangun

  • 19 Agt 2026 17:33 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terus memperkuat pembangunan yang berorientasi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sepanjang 2026, perhatian pemerintah tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengatakan, salah satu bentuk perhatian tersebut diwujudkan melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Pada 2026, total bantuan Rutilahu mencapai 4.122 unit.

Bantuan tersebut berasal dari berbagai sumber. Sebanyak 2.122 unit melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PKP, 1.715 unit melalui Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK), 250 unit dari program CSR, serta 35 unit melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

Menurut Eman, program Rutilahu diharapkan tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

"Perhatian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni," ujar Bupati Eman, Rabu 19 Agustus 2026

Di sektor infrastruktur, Pemkab Majalengka pada 2026 membangun dan menangani jalan daerah sepanjang 117 kilometer. Pembangunan tersebut turut mendorong tingkat kemantapan jalan daerah hingga mencapai 90,95 persen.

Peningkatan konektivitas jalan menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka.

Tak hanya infrastruktur jalan, pemerintah juga memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan dan dukungan terhadap jaringan irigasi. Hingga 2026, sebanyak 119 unit irigasi perpompaan dan 37 unit irigasi perpipaan telah disalurkan untuk mendukung kebutuhan pengairan pertanian.

Dukungan pembangunan irigasi juga diperoleh melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung.

Pada 2026, rehabilitasi jaringan irigasi dilakukan pada 12 daerah irigasi dengan cakupan layanan mencapai 556 hektare. Program tersebut memiliki nilai pekerjaan sekitar Rp2,6 miliar.

Selain rehabilitasi jaringan irigasi, pemerintah juga membangun 27 titik sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dengan nilai mencapai Rp48,6 miliar.

Rangkaian pembangunan tersebut menunjukkan arah kebijakan Pemkab Majalengka yang tidak hanya berfokus pada konektivitas wilayah, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan melalui ketersediaan infrastruktur pertanian.

Dengan dukungan hunian layak, jalan yang semakin mantap, serta penguatan sistem irigasi, pembangunan infrastruktur Majalengka diarahkan untuk memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah menuju Majalengka 'Langkung SAE'.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....