Kemenag Kabupaten Cirebon Perkuat Nasionalisme Melalui Madrasah
- 19 Agt 2026 14:34 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon terus memperkuat penanaman nilai cinta tanah air berbasis agama melalui berbagai program di masyarakat dan lingkungan pendidikan. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan madrasah, penyuluh lintas iman, hingga mantan narapidana terorisme.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, H. Slamet, S.Ag., M.Pd., mengatakan salah satu program yang rutin dilakukan yakni pembinaan terhadap sekitar 25 eks narapidana terorisme (napiter). Pembinaan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Densus 88 dan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan memberikan penguatan keagamaan.
"Melalui pembinaan ini kita ingin memberikan pemahaman kepada mereka bahwa apa yang dilakukan dahulu itu tidak tepat dan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, karena bagaimanapun negara ini milik kita, punya kita, dan oleh kita," ujarnya kepada RRI Selasa, 18 Agustus 2026.
Selain pembinaan eks napiter, Kemenag Kabupaten Cirebon juga menjalankan program penguatan nasionalisme di madrasah tingkat MTs dengan melibatkan Densus 88 dan penyuluh lintas iman. Kegiatan tersebut dilakukan setelah apel pagi dengan memberikan pembinaan mengenai nasionalisme sekaligus pentingnya menghargai keberagaman di Indonesia.
Menurut Slamet, keterlibatan penyuluh lintas iman menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai keberagaman sebagai sebuah keniscayaan. Penyuluh dari berbagai agama seperti Kristen dan Katolik turut dilibatkan untuk membangun sikap toleransi serta rasa saling menghargai.
"Di samping nasionalisme yang kita tanamkan kepada peserta didik, kita juga ingin mengembangkan pemahaman bahwa keberagaman di tanah air Indonesia ini adalah sebuah keniscayaan, sehingga harus kita hargai," ucapnya.
Program serupa juga akan diterapkan di tingkat Madrasah Aliyah (MA) mulai September 2026 dengan melibatkan Densus 88 dan penyuluh lintas iman. Kemenag Kabupaten Cirebon menyebut program tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap tanah air dan mampu hidup dalam keberagaman.
Selain itu, Kemenag Kabupaten Cirebon akan bekerja sama dengan Bawaslu dan KPU melalui program Demokrasi Masuk Madrasah. Program yang menyasar para siswa, termasuk pengurus OSIS, tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai demokrasi, tata cara pemilihan, sekaligus memperkuat nasionalisme dan keterikatan generasi muda terhadap negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....