Hilal Hilmawan Perjuangkan Aspirasi Pedagang Sport Center Indramayu

  • 11 Agt 2026 18:36 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Golkar, Hilal Hilmawan, menegaskan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Indramayu. Komitmen tersebut disampaikan saat ia menerima puluhan pedagang kawasan Sport Center yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Indramayu Bersatu (PPIB) di Rumah Aspirasi Hilal Hilmawan, Singaraja, Indramayu pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, para pedagang menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi saat beraktivitas di lapangan. Permasalahan yang dikeluhkan meliputi kondisi drainase, banjir, keamanan, kondisi gerobak, hingga ketersediaan fasilitas publik.

Selain menyampaikan keluhan infrastruktur, pedagang juga menyuarakan gagasan untuk menjadikan Sport Center sebagai kawasan yang lebih tertata dan memiliki daya tarik ekonomi. Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Hilal memastikan persoalan yang disampaikan pedagang tidak akan berhenti sekadar pembicaraan dalam forum.

Ia menegaskan pihak legislatif siap mengawal tuntutan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara nyata. “Aspirasi para pedagang ini akan kami perjuangkan,” ucap Hilal.

Di samping membahas isu pedagang, Hilal turut menyinggung persoalan eceng gondok yang selama ini menjadi salah satu masalah lingkungan di Indramayu. Namun, ia melihat persoalan tersebut tidak harus berhenti sebagai masalah lingkungan semata.

Ia menilai eceng gondok dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya kerajinan anyaman. Langkah penanganan ini dipandang sebagai bentuk penguatan potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat.

“Eceng gondok ini bisa dikembangkan menjadi produk kerajinan seperti anyaman. Masyarakat bisa diberikan pelatihan dan penguatan sumber daya manusia,” ujarnya.

Menurut Hilal, pendekatan tersebut penting agar persoalan lingkungan dapat sekaligus menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menguji sejauh mana aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan konkret.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....