Lembaga Pelatihan Kerja Cirebon Tekankan Tiga Hal bagi Calon Peserta Pelatihan

  • 11 Agt 2026 20:21 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Calon peserta pelatihan kerja perlu memastikan program yang diikuti memiliki keterkaitan dengan kebutuhan industri dan peluang kerja. Hal tersebut penting agar pelatihan tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga memiliki arah yang jelas setelah peserta menyelesaikan program.

Praktisi LPK P2BBN Kota Cirebon, Nono Sasongko, menyampaikan tiga hal yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelatihan kerja. Ketiganya meliputi Training Need Analysis (TNA), kompetensi peserta yang dibuktikan melalui uji kompetensi, serta kerja sama lembaga pelatihan dengan industri.

Menurut Nono, TNA diperlukan untuk mengetahui kebutuhan dunia industri sekaligus melihat ketersediaan masyarakat yang membutuhkan pelatihan. Dengan demikian, program yang diselenggarakan dapat tepat sasaran karena terdapat kebutuhan dari industri dan calon peserta di masyarakat.

"Yang pertama itu ada TNA, Training Need Analysis, sesuatu yang menjadi kebutuhan industri dan kebutuhan pasar masyarakat, sehingga nanti sasarannya tepat, industrinya memang butuh dan masyarakatnya ada," ucap Nono kepada RRI Senin, 10 Agustus 2026.

Setelah kebutuhan pelatihan dipetakan, peserta juga harus memiliki kompetensi sesuai dengan bidang yang dipelajari. Kemampuan tersebut perlu dibuktikan melalui uji kompetensi dengan melibatkan asesor yang memiliki kualifikasi sesuai bidang kompetensi peserta.

Nono menjelaskan, aspek lain yang perlu diperhatikan adalah keberadaan kerja sama antara LPK dengan dunia industri. Menurutnya, lembaga pelatihan tidak cukup hanya menyelenggarakan pelatihan tanpa memikirkan keberlanjutan peserta setelah program selesai.

Kerja sama melalui nota kesepahaman atau MoU dengan perusahaan dinilai dapat memberikan kejelasan mengenai penyaluran peserta, khususnya untuk kegiatan pemagangan. Keberadaan kerja sama tersebut juga diharapkan dapat membantu peserta mengetahui langkah yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pelatihan.

Melalui tiga aspek tersebut, pelatihan kerja diharapkan tidak berhenti pada proses pembelajaran di dalam lembaga. Peserta dapat memperoleh kompetensi yang terukur sekaligus memiliki akses untuk mengembangkan kemampuan melalui pemagangan dan peluang kerja di industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....