Dukung Reintegrasi Sosial, Lapas Indramayu Adakan Paket B dan C
- 08 Agt 2026 19:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui pemenuhan hak dan akses pendidikan. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C bagi Warga Binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal.
Program pendidikan kesetaraan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Kabupaten Indramayu. Program Paket B merupakan pendidikan yang setara dengan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), sedangkan Paket C setara dengan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di Ruang Belajar Lapas Kelas IIB Indramayu sesuai dengan jadwal dan ketentuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaannya, para Warga Binaan mendapatkan pendampingan langsung dari tenaga pendidik atau tutor SPNF Kabupaten Indramayu, dengan tetap berada dalam pengawasan petugas Lapas.
Pembelajaran kali ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama diisi dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), yang membahas pemahaman mengenai konsep sosial, interaksi dalam masyarakat, serta dinamika kehidupan sosial di Indonesia.
Selanjutnya, sesi kedua diisi dengan mata pelajaran Sejarah yang membahas berbagai peristiwa sejarah nasional dan dunia. Melalui pembelajaran tersebut, nilai-nilai kebangsaan dan karakter turut ditanamkan kepada para peserta didik.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Berthoni, menyampaikan pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan. Hal ini menjadi bekal bagi WBP untuk meningkatkan pengetahuan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada Warga Binaan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Melalui pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C, kami berharap mereka tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga mendapatkan pengetahuan, membangun karakter, serta memiliki kepercayaan diri untuk melanjutkan kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Berthoni, Jumat, 7 Agustus 202 6.
Melalui program pendidikan kesetaraan ini, Lapas Kelas IIB Indramayu berupaya memastikan keterbatasan dalam menyelesaikan pendidikan formal tidak menjadi penghalang bagi Warga Binaan untuk terus belajar. Pendidikan diharapkan menjadi salah satu bekal penting dalam membangun kemandirian, meningkatkan kualitas diri, serta mendukung proses reintegrasi sosial setelah kembali ke masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....