Bupati Cirebon Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan & BSI

  • 05 Agt 2026 03:11 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga pekerja terus dilakukan melalui peluncuran Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) yang diinisiasi BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Syariah Indonesia (BSI). Bupati Cirebon, Imron, mengapresiasi Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) bagi para penerima manfaat klaim BPJS Ketenagakerjaan.

Program tersebut dinilai tidak hanya memberikan perlindungan melalui santunan, tetapi juga membekali para penerima manfaat dengan keterampilan agar mampu membangun kemandirian ekonomi. Program PEKA diresmikan dalam kegiatan penyerahan santunan yang berlangsung di Cirebon, Senin 3 Agustus 2026.

Bupati Cirebon, Imron, mengatakan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan BSI menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja, khususnya bagi ahli waris yang kehilangan tulang punggung keluarga.

"Kami sangat mengapresiasi upaya ini. Selain santunan, ada pemberdayaan ekonomi lewat pelatihan bagi para penerima manfaat, termasuk para ahli waris. Langkah ini penting agar ketahanan ekonomi keluarga tetap terjaga dan tumbuh melalui sektor ekonomi kreatif," ujarnya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Salah satunya melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang pada alokasi terbaru telah memberikan perlindungan kepada 2.870 nelayan dan pekerja rentan di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, ia mengimbau seluruh perusahaan di Kabupaten Cirebon agar mematuhi kewajiban memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja serta mengoptimalkan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Deny Yusyulian, menjelaskan Program PEKA merupakan salah satu program unggulan BPJS Ketenagakerjaan yang bertujuan membantu para ahli waris dan penerima santunan agar mampu memanfaatkan dana klaim secara produktif dan berkelanjutan.

"Melalui program PEKA, kami tidak hanya menyerahkan santunan secara tunai, tetapi juga memberikan edukasi berupa literasi keuangan dan berbagai pelatihan keterampilan. Harapannya, dana santunan yang diterima bisa dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan," katanya.

Pada pelaksanaan perdana di Cirebon, sebanyak 80 penerima manfaat klaim mengikuti pelatihan budidaya peternakan telur sebagai bekal untuk memulai usaha mandiri. BPJS Ketenagakerjaan bersama BSI berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan wirausahawan baru yang mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang kerja di lingkungan sekitarnya.

Ke depan, Program PEKA akan diperluas ke berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung, dengan materi pelatihan yang lebih beragam, seperti digital creative content, pembuatan kue, hingga pembuatan hampers. BSI juga akan mendukung keberlanjutan usaha peserta melalui akses pembiayaan ketika usaha yang dirintis mulai berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....