Ratusan KK di Sukagumiwang Indramayu Terancam Pergeseran Tanah
- 04 Agt 2026 20:25 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Blok Gumiwang Utara, Desa/Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, kini hidup dalam bayang-bayang ketakutan. Pasalnya, pergerakan tanah dan longsor di sepanjang tepi Sungai Cimanuk yang terjadi sejak tahun 2021 hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen dari pihak berwenang.
Kondisi terparah melanda wilayah RW 04 yang dihuni oleh 373 KK dengan kedalaman amblas mencapai 2 hingga 4 meter. Akibatnya, terdapat empat rumah warga berada di posisi kritis terancam ambruk dan masyarakat dibayangi rasa takut jika terjadi luapan banjir besar.
Ketua RW 04, Karman, mengungkapkan pergerakan tanah terus terjadi tanpa mengenal musim, baik saat kemarau maupun ketika debit air Sungai Cimanuk meningkat. Warga mengaku sangat khawatir karena fasilitas pengaman darurat seperti paku bumi yang ada di lokasi saat ini sudah hancur dihantam arus sungai.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan dan membuat warga selalu was-was. Kami tidak bisa tenang, terutama saat debit air pasang mendadak. Kami sangat berharap ada langkah penanggulangan secara permanen dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait,” ujar Karman, Selasa, 4 Agustus 2026.
Desakan serupa disampaikan oleh Jaedi, salah satu tokoh masyarakat setempat, yang meminta pemerintah segera membuka ruang audiensi dengan warga. Menurutnya, momentum musim kemarau saat ini harus dimanfaatkan untuk mengebut perbaikan fisik di lapangan agar tidak memperparah risiko bencana saat musim hujan tiba.
Minimnya langkah konkret memaksa sejumlah warga melakukan penanganan mandiri secara swadaya dengan memasang kerucuk bambu dan urugan tanah seadanya demi menyelamatkan bangunan rumah. Bahkan, Endang (45), salah satu warga terdampak, menyatakan bersedia jika pemerintah memutuskan untuk merelokasi permukiman mereka ke tempat yang lebih aman.
Warga Sukagumiwang sangat berharap keluhan yang sudah berlangsung selama 5 tahun ini segera mendapat respons nyata dari pemangku kebijakan. Kepastian penanganan tersebut sangat dibutuhkan demi menjamin keselamatan jiwa dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....