TPS Desa Cirahayu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
- 31 Jul 2026 23:37 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan mengalami kebakaran pada Jumat, 31 Juli 2026 malam sekitar pukul 18.30 WIB.
- Kejadian kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta.
- Tim Satpol PP Kabupaten Kuningan telah dipanggil untuk menangani kebakaran setelah mendapat laporan dari Kepala Urusan Ekbang Desa Cirahayu pada pukul 19.30 WIB.
RRI.CO.ID, Kuningan – Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, terbakar pada Jumat, 31 Juli 2026 malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta.
Api dilaporkan mulai diketahui sekitar pukul 18.30 WIB oleh seorang warga bernama Yudi. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Alimin, Kepala Urusan Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Desa Cirahayu. Setelah memastikan kobaran api telah membesar, Alimin menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan pada pukul 19.30 WIB.
Petugas Damkar berangkat menuju lokasi lima menit setelah menerima laporan dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam dan enam personel. Tim tiba di lokasi pukul 20.10 WIB dan berhasil memadamkan api serta melakukan proses pendinginan selama sekitar dua jam. Kebakaran melanda area TPS seluas kurang lebih 1.700 meter persegi.
"Kami langsung menerjunkan satu unit kendaraan pemadam beserta enam personel untuk melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dipadamkan," demikian keterangan dalam laporan UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan.
Proses pemadaman turut dibantu dua personel Polsek Luragung, tiga anggota Koramil Luragung, satu anggota Satpol PP BKO Luragung, serta Kepala Desa Cirahayu beserta perangkat desa.
Akibat kebakaran tersebut, dua unit mesin pencacah dan satu mesin diesel dilaporkan hangus terbakar. Sementara itu, satu mesin pres dan satu mesin pencacah lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi di lokasi, petugas menduga kebakaran terjadi akibat unsur kesengajaan oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Dugaan tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat berwenang.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi dilakukan pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....