Diduga Puntung Rokok, Satu Hektare Lahan PT Mayora Terbakar

  • 30 Jul 2026 20:32 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - Sekitar satu hektare lahan milik PT Mayora di Dusun Wage, Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, terbakar pada Kamis, 30 Juli 2026 sore. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam peristiwa tersebut.

UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.30 WIB. Empat menit kemudian, lima personel Regu 2 diterjunkan menggunakan satu unit kendaraan operasional dan tiba di lokasi pukul 15.50 WIB.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 16.25 WIB. Kepala Dusun Wage, Didi Sukardi, selaku pelapor mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 14.30 WIB setelah mendapat informasi dari seorang warga yang baru pulang mencari rumput.

"Warga melihat kobaran api di lahan PT Mayora. Setelah menerima laporan itu, saya langsung menghubungi Call Center UPT Damkar untuk meminta bantuan pemadaman," ujarnya berdasarkan laporan petugas.

Pemadaman dilakukan secara bersinergi bersama personel Batalyon Yonif TP 839 SA, Koramil Cilimus, dan Pemerintah Kecamatan Cilimus. Aksi penanganan ini juga melibatkan aparat Desa Bandorasa Wetan serta karyawan PT Grahamas Intitirta.

Hasil pendataan di lapangan menunjukkan luas lahan PT Mayora mencapai sekitar 20 hektare, sedangkan area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar satu hektare. Petugas menduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan ke semak belukar kering.

Bara api yang awalnya kecil kemudian membesar akibat tiupan angin kencang. Kobaran tersebut dengan cepat merambat dan membakar vegetasi kering di sekitarnya.

Menurut Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Andri Arga mengatakan vegetasi semak belukar yang mengering membuat api cepat menjalar. Namun, kobaran juga relatif cepat mereda setelah material yang terbakar habis.

"Tidak ada kerugian ekonomi karena lahan yang terbakar hanya berupa semak belukar. Meski demikian, kebakaran sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi," katanya menjelaskan.

Selama proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa kepulan asap pekat yang mengandung karbon monoksida (CO). Oleh karena itu, seluruh personel diminta untuk ekstra berhati-hati saat melakukan penanganan di lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....