Kebakaran Landa Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon, 46 Lapak Hangus

  • 29 Jul 2026 00:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kebakaran melanda area Pasar Sandang Tegal Gubug di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Selasa, 28 Juli 2026 siang. Peristiwa yang melahap puluhan lapak pedagang tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting instalasi listrik yang tidak standar.

Laporan kejadian pertama kali diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Arjawinangun dari anggota Polsek Arjawinangun pada pukul 13.48 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu I Sektor Arjawinangun langsung meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.05 WIB.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengonfirmasi bahwa penanganan langsung dilakukan begitu petugas tiba di lokasi. "Api sudah membesar dan menjalar ke beberapa lapak, sehingga kami mengerahkan bantuan armada dari Sektor Palimanan, Weru, dan Sumber," ujar Eno Sujana.

Berdasarkan keterangan sekuriti pasar, titik api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB di Blok G bagian depan sebelah barat. Warga bersama sekuriti sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran api justru bertambah besar.

Api diduga berasal dari kabel yang terhubung dengan KWH listrik lalu menjalar cepat ke arah timur. Percikan api akibat korsleting listrik tersebut juga menyambar satu lapak pedagang yang berada di Blok H.

Petugas berhasil memadamkan kobaran api utama pada pukul 15.06 WIB dengan menerjunkan total empat unit armada pancar. Proses penanganan kemudian dilanjutkan dengan pendinginan hingga lokasi dinyatakan benar-benar aman pada pukul 16.22 WIB.

Eno Sujana menjelaskan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan area seluas 540 meter persegi di Blok G dan 12 meter persegi di Blok H. "Total ada 45 lapak di Blok G dan 1 lapak di Blok H yang terbakar, namun area lainnya seluas 109.448 meter persegi berhasil kami selamatkan," kata Eno.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, tidak ada aktivitas berjualan di area pasar tersebut. Pada lapak-lapak yang terbakar juga tidak terlihat adanya barang-barang dagangan milik pedagang.

Dalam proses penanganan di lapangan, tercatat satu anggota petugas pemadam kebakaran mengalami kecelakaan kerja. Komandan Damkar Sektor Arjawinangun, Cuhandi, mengalami luka pada telapak kaki kiri akibat tertusuk paku.

Eno Sujana mengungkapkan bahwa tim pemadam di lapangan sempat menemui sejumlah kendala teknis saat proses pemadaman berlangsung. "Kendala utama kami adalah akses jalan menuju lokasi yang sempit, tidak adanya hidran air, serta banyaknya warga yang lalu lalang," ucap Eno.

Proses pemadaman ini melibatkan kerja sama gabungan dari berbagai unsur dan instansi di Kabupaten Cirebon. Selain petugas Damkar, warga sekitar, anggota Polsek dan Koramil Arjawinangun, serta tim BPBD Kabupaten Cirebon turut mengamankan lokasi.

Mengenai total kerugian material akibat musibah kebakaran ini, Eno menegaskan pihak berwenang masih melakukan pengumpulan data. "Perkiraan nilai kerugian material belum dapat diketahui karena masih dalam proses inventarisasi dan koordinasi lebih lanjut," ujar Eno menuturkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....