Pakar Sorgum Dorong Pemanfaatan Lahan Minim Air untuk Budidaya Sorgum

  • 27 Jul 2026 10:09 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Tanaman sorgum dinilai menjadi alternatif bagi petani yang memiliki lahan dengan ketersediaan air terbatas sepanjang musim. Komoditas tersebut mampu tumbuh pada lahan kurang produktif tanpa membutuhkan perawatan intensif selama masa pertumbuhan.

Pakar Sorgum, Ir. Kaerudin mengatakan ketertarikannya mengembangkan sorgum berawal setelah bertemu Kuwu Beber, Momon, saat panen perdana. Pertemuan tersebut berkembang menjadi kerja sama pemanfaatan lahan yang sebelumnya kurang produktif untuk budidaya sorgum.

Menurutnya, kendala utama lahan tersebut bukan kualitas tanah, melainkan terbatasnya ketersediaan air bagi tanaman pertanian. "Karena sorgum itu tanaman yang paling bandel, Pak," katanya pada acara talkshow, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia menjelaskan tanaman sorgum hanya membutuhkan air pada fase awal pertumbuhan hingga muncul sekitar lima helai daun. Setelah memasuki usia dua hingga tiga minggu, tanaman tetap dapat tumbuh tanpa penyiraman secara rutin.

Kaerudin menuturkan kondisi tersebut menjadikan sorgum sesuai dikembangkan pada lahan yang sulit ditanami komoditas pertanian lainnya. Melalui pengembangan sorgum, petani tetap dapat memanfaatkan lahan yang sebelumnya kurang memberikan hasil secara optimal.

"Saya mengajak ke petani yang mempunyai lahan tidak produktif, hayu kita tanami sorgum," ujarnya. Ajakan tersebut diharapkan mendorong pemanfaatan lahan tidur menjadi kawasan pertanian yang lebih produktif.

Ia berharap semakin banyak petani mulai mengenal potensi sorgum sebagai tanaman yang adaptif terhadap kondisi lahan kering. Pengembangan komoditas tersebut juga dinilai dapat memperluas pilihan usaha tani di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, kolaborasi antara petani dan berbagai pihak menjadi kunci memperluas budidaya sorgum di berbagai daerah. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis komoditas lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....