Warung Makan di Pabedilan Cirebon Ludes Terbakar Korsleting Listrik

  • 27 Jul 2026 07:22 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Sebuah warung makan milik Dendi di Desa Pabedilan Kidul, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, mengalami kebakaran pada Sabtu, 25 Juli 2026 malam. Peristiwa yang terjadi di dekat pabrik PT Gold Emperor tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik pada kabel yang terkelupas.

Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, membenarkan adanya insiden kebakaran warung makan tersebut. Pihaknya melalui Sektor Losari menerima laporan kejadian dari pamong desa setempat pada pukul 23.49 WIB.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera mengerahkan satu unit armada beserta personel Regu 1 Damkar Sektor Losari menuju ke lokasi," kata Eno Sujana. Petugas bertolak pukul 23.54 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada Minggu, 26 Juli 2026 pukul 00.07 WIB untuk melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi, kobaran api telah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar dengan alat seadanya. Pemadaman awal tersebut juga dibantu oleh sekuriti PT Gold Emperor menggunakan semprotan air dari hidran pabrik.

"Kebakaran diduga bermula dari sambungan kabel listrik terkelupas yang saling menempel hingga memicu percikan api," ujar Eno. Percikan tersebut menyambar material kayu yang mudah terbakar, ditambah tiupan angin kencang yang membuat api cepat membesar.

Meski api utama sudah padam, petugas penanggulangan kebakaran tetap melakukan tindakan pendinginan di lokasi kejadian. "Langkah pendinginan selesai pada pukul 00.12 WIB guna memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali," ucapnya.

Insiden tersebut menghanguskan bangunan warung makan beserta material di dalamnya seperti kayu, meja, kursi, lemari, kulkas, televisi, dan perabotan makan. Kebakaran melumatkan area seluas 20 meter persegi dari total keseluruhan luas bangunan yang mencapai sekitar 40 meter persegi.

"Kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp30 juta," kata Eno Sujana. Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....