Api Lahan Dekat Permukiman di Kuningan Berhasil Dipadamkan, Tak Ada Korban Jiwa
- 25 Jul 2026 21:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan – Kebakaran lahan seluas sekitar 0,5 hektare terjadi di Desa Mekarmukti, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu, 25 Juli 2026, sore. Kobaran api yang mendekati kawasan permukiman berhasil dipadamkan petugas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan Andri Arga mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 15.25 WIB. Tim pemadam kemudian diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 15.38 WIB dan tiba sekitar pukul 15.55 WIB.
"Petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi. Kebakaran berhasil dikendalikan dan proses penanganan selesai sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Andri Arga.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pelapor Riyanto, petugas keamanan Perumahan Kertamulya Residence, api pertama kali diketahui oleh warga. Karena kobaran api terus membesar dan dikhawatirkan merambat ke kawasan perumahan, laporan segera disampaikan ke call center UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan.
Sebanyak lima personel Regu 3 diterjunkan untuk memadamkan api. Upaya pemadaman juga dibantu personel Babinsa, anggota Polsek Garawangi, aparat desa, serta warga sekitar.
Menurut Andri Arga, lahan yang terbakar merupakan area kebun jati dan ilalang dengan luas sekitar 0,5 hektare. Lokasi kebakaran berbatasan langsung dengan Perumahan Kertamulya Residence di sisi barat, sehingga penanganan cepat dilakukan untuk mencegah api menjalar ke permukiman.
Hingga proses pemadaman selesai, belum ada estimasi kerugian material yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran juga masih dalam pendataan petugas.
Andri Arga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian kebakaran di lingkungannya. Laporan yang cepat sangat penting agar upaya penanganan dapat langsung dilakukan guna mencegah kobaran api meluas ke permukiman maupun lahan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....