Belasan Saung Penjemuran Veneer di Cilimus Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp117 Ju
- 25 Jul 2026 19:55 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan – Kebakaran melanda area penjemuran bahan veneer di sebuah pabrik kayu milik warga di Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Sabtu, 25 Juli 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 15 saung penjemuran hangus terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp117 juta.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga, mengatakan api pertama kali muncul dari salah satu saung penjemuran di sisi selatan area pabrik. Kondisi angin yang bertiup cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan penjemuran lainnya yang dipenuhi material kayu kering.
"Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu percikan api dari tempat pembakaran sampah dan serbuk kayu di sekitar area pabrik," kata Andri Arga.
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, Regu III UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan langsung mengerahkan 10 personel beserta dua unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga dibantu satu unit armada dari Yonif 839 Satria Abyakta, personel Polsek Cilimus, Koramil Cilimus, aparat Pemerintah Desa Kaliaren, serta para karyawan pabrik.
Menurut Andri Arga, proses pemadaman sempat terkendala tiupan angin yang berpotensi memperluas kebakaran ke permukiman warga dan lahan di sekitar lokasi. Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan proses pendinginan dalam waktu sekitar satu setengah jam.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kebakaran menghanguskan 15 saung penjemuran serta sekitar 45 meter kubik bahan veneer dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp117 juta," ujarnya.
Andri Arga mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat mengelola sampah maupun limbah. Ia mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran di dekat bahan yang mudah terbakar.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api di dekat material yang mudah terbakar. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan untuk mencegah terjadinya kebakaran," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....