KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Amankan Stasiun dan Rel Kerta Api

  • 24 Jul 2026 19:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menyiagakan ratusan personel pengamanan selama 24 jam untuk menjaga keamanan perjalanan kereta api dan memberikan rasa aman kepada pelanggan. Pengamanan dilakukan di seluruh wilayah kerja Daop 3 Cirebon yang meliputi 30 stasiun di Kabupaten Subang, Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon, serta Kabupaten Brebes.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan sistem pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan menempatkan personel di berbagai titik strategis serta memperkuat koordinasi bersama TNI dan Polri. Sebanyak 105 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan 166 personel keamanan diterjunkan untuk mengamankan operasional kereta api, aset perusahaan, stasiun, hingga jalur rel.

Muhibbuddin mengatakan petugas pengamanan tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada pelanggan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan kereta api. "Petugas pengamanan KAI tidak hanya hadir di stasiun, tetapi juga mengawal perjalanan kereta api, mengamankan objek vital dan aset perusahaan, hingga melakukan patroli di jalur rel. Mereka bekerja selama 24 jam untuk memastikan pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman," ujar Muhibbuddin.

Ia menjelaskan petugas turut membantu berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari memberikan informasi perjalanan, membantu penggunaan fasilitas di stasiun, mendampingi penumpang berkebutuhan khusus, hingga memberikan bantuan kepada penumpang yang mengalami kondisi darurat selama perjalanan. Kehadiran personel tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain pengamanan operasional, KAI Daop 3 Cirebon juga terus memperkuat edukasi keselamatan perkeretaapian kepada masyarakat. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tim pengamanan telah melaksanakan 40 kegiatan sosialisasi keselamatan di lingkungan masyarakat dan sekolah serta 71 kegiatan edukasi keselamatan di perlintasan sebidang.

Untuk mendukung efektivitas pengamanan, KAI Daop 3 Cirebon memanfaatkan berbagai teknologi, seperti patroli jalur rel menggunakan drone, patroli rutin pada objek vital, pengawalan perjalanan kereta api, serta pemantauan melalui jaringan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Muhibbuddin mengatakan kombinasi personel yang profesional, pemanfaatan teknologi, dan sinergi dengan aparat kewilayahan menjadi kunci dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. "Kami terus memperkuat sistem pengamanan melalui kombinasi personel yang profesional, pemanfaatan teknologi, serta kerja sama dengan aparat kewilayahan. Dengan demikian, seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin demi keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan pelanggan," ujar Muhibbuddin.

KAI Daop 3 Cirebon juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keselamatan operasional kereta api dengan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan perjalanan kereta, seperti berada di jalur rel tanpa kepentingan, merusak fasilitas perkeretaapian, maupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu perjalanan kereta api. Menurut KAI, kolaborasi antara petugas, aparat, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mewujudkan layanan transportasi kereta api yang aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....