Nekat Ceburkan Diri saat Penggerebekan Judi, Nurkasan Ditemukan Tewas

  • 24 Jul 2026 07:12 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Nurkasan (55), warga Desa/Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Cimanuk, Desa/Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Korban nekat melarikan diri dari penggerebekan lokasi judi sabung ayam dengan cara menceburkan diri ke sungai hingga terseret arus.

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan laporan korban tenggelam di Sungai Cimanuk tersebut diterima dari jajaran Polsek Lohbener pada Rabu, 22 Juli 2026. Peristiwa tersebut bermula saat petugas Polsek Lohbener menggerebek lokasi perjudian yang berada persis di bibir Sungai Cimanuk pada Rabu sore kira-kira pukul 15.30 WIB.

Awalnya seorang pria paruh baya menerjunkan diri ke Sungai Cimanuk setelah melihat aktivitas perjudian yang dilakukan secara beramai-ramai digerebek oleh petugas. Nahas, alih-alih menyelamatkan diri, korban justru terseret derasnya arus sungai setempat.

Hingga Rabu malam, warga sempat berjibaku menyisir gelapnya Sungai Cimanuk untuk mencari keberadaan korban yang jasadnya belum kunjung ditemukan. Akibat medan sungai yang terbatas pada malam hari, operasi pencarian akhirnya terpaksa dihentikan sementara oleh tim gabungan.

Pihak keluarga dan kerabat korban saat itu diselimuti kecemasan mendalam sambil berharap agar Nurkasan dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun demi mengakhiri penantian di rumah. Pencarian tersebut kemudian dijadwalkan untuk dilanjutkan kembali pada Kamis, 23 Juli 2026 pagi.

Petugas gabungan Satpolairud Polres Indramayu, Basarnas, BPBD, dan pihak terkait lainnya baru melaksanakan operasi SAR pencarian orang tenggelam di Sungai Cimanuk pada Kamis pagi kira-kira pukul 07.30 WIB. Akhirnya pencarian tersebut membuahkan hasil hingga jasad korban berhasil ditemukan.

"Operasi SAR pencarian orang tenggelam itu mengerahkan dua unit perahu karet milik Satpolairud dan Basarnas serta 18 personel gabungan yang dibantu warga sekitar," kata Asep Suryana saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Kamis, 23 Juli 2026. Ia menyampaikan keterangan tersebut untuk memberikan kejelasan terkait kronologi pencarian korban hingga ditemukan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....