Serikat Tani Indramayu Jalan Kaki ke Istana Menagih Janji Kementan
- 24 Jul 2026 07:00 WIB
- Cirebon
RI.CO.ID, Cirebon - Ratusan anggota Serikat Tani Indramayu (STI) memulai aksi longmarch dengan berjalan kaki dari Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu menuju Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Mereka menempuh jalur Pantura sebagai bentuk perjuangan menuntut kepastian atas janji Menteri Pertanian mengenai pembangunan dua titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan realisasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Aksi tersebut dilakukan karena hingga kini para petani mengaku belum memperoleh kejelasan mengenai dua program yang sebelumnya dijanjikan pemerintah. Janji pembangunan dua titik JIAT disampaikan Menteri Pertanian saat peringatan Hari Tani pada 24 September 2025.
Selain itu, STI juga menagih tindak lanjut proposal bantuan alsintan yang telah diajukan kepada Kementerian Pertanian. Perjalanan aksi longmarch ini dimulai dari Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur, kemudian melintasi Jalan Pantura menuju Jakarta.
Para peserta menyatakan akan terus melanjutkan perjalanan hingga ada perwakilan Kementerian Pertanian yang menemui mereka dan memberikan kepastian atas tuntutan tersebut. Ketua Serikat Tani Indramayu, Casudi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keseriusan petani dalam memperjuangkan hak mereka.
"Aksi longmarch ini dari Karangsinom Kandanghaur ke Istana Negara Jakarta, sampai dengan perwakilan dari Kementan menemui kami di sini untuk memberikan kepastian terkait hal tersebut," ucap Casudi. Menurutnya, aksi ini menjadi langkah tegas agar aspirasi petani mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
"Tuntutannya adalah menagih janji Menteri Pertanian terkait JIAT dua titik yang dijanjikan pada waktu Hari Tani tanggal 24 September 2025 dan proposal alsintan yang pernah diajukan oleh STI ke Kementan," katanya menyambung. Tuntutan tersebut merupakan poin utama yang diharapkan segera direalisasikan demi menunjang produktivitas pertanian lokal.
Menurut Casudi, aksi tidak akan dihentikan sebelum ada tanggapan resmi dari Kementerian Pertanian. Kehadiran perwakilan kementerian dinilai penting untuk memberikan kepastian terhadap janji yang telah disampaikan kepada para petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....