Kepatuhan Minum Obat Jadi Kunci Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis TB

  • 23 Jul 2026 06:27 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Puskesmas Pamengkang, Kabupaten Cirebon, mengingatkan pasien tuberkulosis (TB) agar menjalani pengobatan secara rutin hingga tuntas. Pengobatan yang terputus di tengah jalan berisiko menyebabkan kuman TB menjadi kebal terhadap obat sehingga penanganannya akan lebih sulit.

Kepala Puskesmas Pamengkang, Hj. Ade Markonah, S.ST.Bd., M.K.M., mengatakan pengawasan kepatuhan minum obat tidak hanya dilakukan petugas kesehatan, tetapi juga melibatkan kader Pengawas Minum Obat (PMO) dan keluarga pasien.

"Kalau dari puskesmas bukan hanya petugas saja, tetapi kita juga punya kader untuk memantau minum obat TB. Kita juga melibatkan keluarganya. Jadi kalau ada pasien positif TB, keluarganya juga kita konseling agar sama-sama memantau minum obatnya supaya tidak berhenti di tengah jalan," katanya.

Menurutnya, penghentian pengobatan sebelum waktunya dapat menyebabkan pasien harus mengulang terapi dari awal. Bahkan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan TB resistan obat atau Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) yang memerlukan pengobatan lebih lama dengan dosis obat yang lebih tinggi.

"Kalau sudah berhenti di tengah jalan, pengobatannya bisa berubah, mulai lagi dari nol. Kalau sudah MDR atau kebal terhadap pengobatan awal, nanti harus memakai obat dengan dosis yang lebih besar dan itu jauh lebih berisiko," ujarnya.

Selain melakukan pendampingan pengobatan, Puskesmas Pamengkang juga terus mengintensifkan skrining TB. Skrining diprioritaskan bagi keluarga penderita TB dan kelompok masyarakat yang memiliki risiko tinggi tertular penyakit tersebut.

Ia berharap keterlibatan tenaga kesehatan, kader, keluarga, serta masyarakat dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan dan mendukung terwujudnya eliminasi TB di Kabupaten Cirebon.

"Harapannya warga, khususnya masyarakat Pamengkang, terbebas dari TB. Umumnya untuk Kabupaten Cirebon dan sesuai harapan pemerintah, masyarakat Indonesia bisa bebas TB," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....