Dokter Okupasi Jelaskan Burnout akibat Stres Kerja yang Berkepanjangan
- 18 Jul 2026 15:52 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Burnout menjadi salah satu masalah kesehatan yang semakin banyak dialami para pekerja. Kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa karena dapat berdampak pada kesehatan fisik, emosional, hingga mental.
Dokter Spesialis Okupasi RS Pertamina Cirebon, dr. Fildza Amelia, Sp.Ok, menjelaskan burnout merupakan kondisi yang muncul akibat stres kerja yang berlangsung dalam waktu lama. Menurutnya, stres kerja perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi burnout.
"Kalau menurut ilmu kedokteran okupasi ini, burnout itu adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat stres kerja yang berlangsung lama. Makanya kalau kondisinya sudah ada stres kerja harus cepat ditangani sebelum sampai terjadi suatu kondisi namanya burnout," ujarnya kepada RRI Jumat, 17 Juli 2026.
Dr. Fildza mengatakan burnout terjadi ketika tekanan pekerjaan terus menumpuk tanpa adanya penanganan yang tepat. Akibatnya, tubuh dan pikiran mengalami kelelahan yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam bekerja.
Ia menilai penanganan stres kerja sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah burnout. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengelolaan beban kerja, istirahat yang cukup, hingga berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan mulai dirasakan.
"Awalnya dia karena stres kerja, tidak tertangani, menumpuk, menumpuk, menumpuk, akhirnya terjadi suatu kondisi namanya burnout," ucapnya.
Menurutnya, pencegahan burnout tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerja, tetapi juga perusahaan. Lingkungan kerja yang sehat dan dukungan terhadap kesehatan mental pekerja dinilai penting untuk menjaga produktivitas sekaligus keselamatan kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....