Wali Kota Cirebon Dukung Perencanaan Giant Sea Wall Segmen Cirebon
- 17 Jul 2026 21:25 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon mendukung penyusunan rencana pembangunan Giant Sea Wall Segmen Cirebon melalui workshop di Pelabuhan Cirebon, Rabu 15 Juli 2026. Wali Kota Cirebon Effendi Edo menghadiri kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, bersama berbagai pemangku kepentingan.
Workshop tersebut menjadi bagian penyusunan dokumen perencanaan pengembangan wilayah dan rencana zonasi kawasan pesisir Pantai Utara Jawa berkelanjutan. Forum ini mempertemukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan kawasan pesisir.
Segmen Cirebon meliputi wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, serta sebagian Kabupaten Indramayu sebagai kawasan prioritas pengembangan pemerintah. Wilayah tersebut masuk dalam Rencana Induk Pengelolaan Pantura Jawa hingga tahun 2045 sebagai kawasan strategis pembangunan nasional berkelanjutan.
Perencanaan tanggul laut disusun untuk menjawab berbagai tantangan perubahan iklim yang mengancam kawasan pesisir Pantai Utara Jawa sekarang. Ancaman tersebut meliputi banjir rob, abrasi, penurunan muka tanah, kenaikan permukaan laut, serta degradasi ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
Pemerintah membentuk Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa melalui Peraturan Presiden Nomor 77 Tahun 2025 sebagai pelaksana program. Salah satu fokus utamanya ialah pembangunan Giant Sea Wall guna memperkuat ketahanan kawasan pesisir menghadapi dampak perubahan iklim.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan dukungan terhadap penyusunan rencana pembangunan tanggul laut yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
"Pemerintah Kota Cirebon mendukung penuh proses penyusunan rencana pembangunan Tanggul Laut di Segmen Cirebon. Perencanaan yang komprehensif dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan pesisir," ujarnya yang dikutip dari Ppress release Pemerintah Kota Cirebon pada Kamis, 16 Juli 2026.
Effendi Edo berharap seluruh tahapan perencanaan memperhatikan keseimbangan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan demi kepentingan masyarakat pesisir berkelanjutan.
"Kami berharap seluruh proses perencanaan dapat memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara seimbang. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya meningkatkan ketahanan pesisir terhadap dampak perubahan iklim, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Cirebon dan sekitarnya," ucapnya.
Rangkaian kegiatan turut diisi audiensi dan survei lapangan bersama PT Pelabuhan Indonesia Regional 2 Cirebon di kawasan pelabuhan setempat. Hasil workshop beserta survei diharapkan menjadi dasar pengembangan kawasan pesisir Pantura Jawa yang tangguh, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....