Libur Sekolah 2026, Kunjungan Pelajar ke Goa Sunyaragi Meningkat

  • 12 Jul 2026 09:01 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Libur sekolah 2026 mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Taman Air Goa Sunyaragi, Kota Cirebon. Destinasi wisata sejarah tersebut menjadi pilihan pelajar untuk mengisi masa liburan dengan kegiatan edukatif sekaligus mengenal warisan budaya daerah.

Humas Badan Pengelola Taman Air Goa Sunyaragi (BPTAGS), Eko Ardi, mengatakan Goa Sunyaragi merupakan situs bersejarah yang dibangun pada 1703 oleh Pangeran Karangrangan, cicit Sunan Gunung Jati. Hingga tahun 2026, usia kawasan cagar budaya tersebut telah mencapai lebih dari 323 tahun dan memiliki sejarah panjang sebagai tempat meditasi, latihan prajurit, serta penyusunan strategi melawan Belanda.

"Dari tanggal 20 Juni saat mulai libur hingga 9 Juli sudah tercatat sekitar 2.300 pengunjung. Rata-rata selama masa liburan ada sekitar 170 pengunjung per hari dan mengalami kenaikan sekitar 5 sampai 10 persen dibanding sebelumnya," ujarnya kepada RRI Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut Eko, peningkatan kunjungan didominasi wisatawan dari luar wilayah Cirebon. Pada beberapa akhir pekan, jumlah pengunjung bahkan mencapai lebih dari 300 orang dalam sehari, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata sejarah di Kota Cirebon.

Selain menyuguhkan bangunan berarsitektur unik berbahan bata merah dan batu karang, Goa Sunyaragi juga menawarkan program wisata edukatif bagi rombongan pelajar. Setiap kunjungan siswa didampingi pemandu wisata agar memperoleh penjelasan sejarah secara lebih lengkap dan tidak hanya berfokus pada aktivitas berfoto.

"Kami mewajibkan setiap kunjungan pelajar didampingi pemandu wisata agar lebih komprehensif memahami sejarah Goa Sunyaragi. Jadi bukan hanya sekadar foto-foto, tetapi juga mendapatkan edukasi tentang nilai sejarah dan budaya yang ada di sini," ucapnya.

Eko menambahkan, pengunjung juga diberikan penjelasan mengenai berbagai cerita yang berkembang di kawasan Goa Sunyaragi, termasuk sejarah Patung Perawan Sunti yang selama ini kerap dikaitkan dengan mitos. Menurutnya, pengelola lebih mengedepankan penjelasan berdasarkan nilai sejarah sehingga wisatawan memperoleh pemahaman yang benar mengenai warisan budaya tersebut.

Ia juga mengungkapkan, Patung Perawan Sunti asli kini disimpan di Museum Goa Sunyaragi untuk menjaga kelestariannya. Pengunjung yang ingin melihat koleksi asli tersebut dapat mengajukan permohonan kepada petugas yang bertugas di kawasan wisata tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....