Krisis Air Bersih Warga Krangkeng Indramayu Terpaksa Mandi di Balong

  • 11 Jul 2026 19:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Banyak sumur warga di Blok Oyoran, Desa Krangkeng, Kabupaten Indramayu mulai mengering akibat musim kemarau. Kondisi sulit ini dirasakan masyarakat setempat sejak sekitar satu bulan terakhir pada wilayah tersebut.

Warga akhirnya memanfaatkan air balong (kolam) untuk keperluan mandi dan juga mencuci pakaian setiap hari. Mereka terpaksa menggunakannya meski kondisi air di kolam penampungan tampak keruh serta berwarna kehijauan.

Sebab utamanya adalah masyarakat di wilayah tersebut kini tidak memiliki sumber mata air alternatif lainnya. Salah satu warga mengatakan kebutuhan air bersih hampir satu bulan merasakan susahnya mencari air bersih.

Ia mengeluhkan bahwa pasokan air bersih dari saluran PDAM di desanya saat ini tidak mengalir. Akibat kendala tersebut, warga terpaksa mandi di dalam balong yang kondisi airnya berwarna hijau.

“Setiap hari seperti ini sudah hampir satu bulan mandi di sini,” ujar Maskiti, warga setempat. “Air PDAM tidak mengalir, dan air sumur di rumah rasanya asin,” katanya menambahkan pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Kalaupun sumur rumah masih mengeluarkan air, rasanya memang sudah berubah menjadi asin dan tidak layak. Oleh karena itu, warga tidak memiliki banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi harian mereka.

Sementara itu, untuk kebutuhan memasak dan minum sehari-hari warga memilih membeli air galon isi ulang. Mereka harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp5.000 untuk setiap galon air bersih yang dibeli.

Masyarakat kini sangat berharap bantuan pasokan air bersih dari pemerintah daerah bisa segera datang. Harapan tersebut berkaca dari penanganan bantuan pada musim kemarau yang dikirim tahun-tahun sebelumnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....