AIPTU Anto Harumkan Polres Majalengka, Raih Juara III Lomba Menembak Polda Jabar

  • 06 Jul 2026 18:33 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka – Dentuman peluru yang memecah keheningan lapangan tembak Mapolda Jawa Barat menjadi saksi ketajaman fokus dan ketenangan seorang aparat. Di tengah persaingan ketat antarpersonel terbaik, nama Polres Majalengka ikut bersinar lewat torehan prestasi membanggakan.

Adalah AIPTU Anto, anggota Polres Majalengka, yang sukses meraih Juara III dalam lomba menembak tingkat Polda Jawa Barat yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kompetisi tersebut berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026, dan diikuti oleh perwakilan dari berbagai satuan kewilayahan di lingkungan Polda Jabar.

Ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan cerminan kemampuan teknis, ketahanan mental, serta kedisiplinan tinggi yang menjadi fondasi utama dalam tugas kepolisian. Para peserta diuji dalam hal akurasi, konsentrasi, dan penguasaan teknik menembak, kemampuan vital yang harus dimiliki setiap anggota Polri.

Keberhasilan AIPTU Anto menembus posisi tiga besar menjadi simbol dedikasi dan latihan yang konsisten. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa personel Polres Majalengka mampu bersaing di tingkat regional dengan standar profesional yang tinggi.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga mencerminkan komitmen anggota dalam meningkatkan kualitas diri.

"Capaian ini adalah bukti kerja keras dan disiplin. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengasah kemampuan dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas," ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, Senin 7 Juli 2026.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengukur sekaligus memperkuat kapasitas personel Polri, termasuk melalui lomba menembak ini. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga mempererat soliditas dan semangat kebersamaan antara nggota.

Lebih dari sekadar podium juara, prestasi ini menjadi refleksi bahwa kesiapan aparat dalam menjalankan tugas tidak hanya dibangun melalui kewenangan, tetapi juga melalui latihan, ketekunan, dan integritas. Dari lapangan tembak hingga pengabdian di tengah masyarakat, profesionalisme tetap menjadi sasaran utama yang terus dibidik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....