Kadin Indramayu Dituntut Mandiri tanpa Andalkan Proyek Pemerintah

  • 06 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) harus mampu membuat terobosan baru serta inovasi dalam membaca peluang usaha di daerah. Langkah ini penting agar Kadin tidak melulu bergantung pada proyek-proyek pemerintah yang kondisinya sedang mengalami efisiensi anggaran.

Hal itu disampaikan Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, usai mengukuhkan kepengurusan Kadin Kabupaten Indramayu di Hotel Swiss-Belinn pada Senin, 6 Juli 2026. Ia menekankan pentingnya kemandirian para pengusaha daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

"KADIN adalah satu satunya induk dari organisasi pengusaha yang diatur oleh undang undang. Sudah saatnya pengusaha yang tergabung dalam wadah organisasi ini bersama sama membangun pemerintah baik di kota maupun kabupaten untuk menyelesaikan persoalan yang ada," kata Almer.

Almer menjelaskan bahwa kehadiran pemerintah untuk bersinergi dengan Kadin merupakan bentuk keberpihakan nyata. Hal tersebut juga menjadi cita-cita para pengusaha untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah dan Kadin harus mampu berinovasi dalam beragam dunia usaha yang ada. Inovasi tersebut nantinya dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Tantangan ke depan, untuk meningkatkan PAD kabupaten Indramayu, harus bersama sama berkolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah. Potensi Indramayu ini sudah seharusnya dikolaborasikan oleh KADIN untuk bersama sama membangun Indramayu, Tidak akan berkembang bila mengandalkan proyek APBD," ucap Almer.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengajak seluruh pengusaha untuk menarik investor agar menanamkan modal di daerahnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Untuk mewujudkan hal itu, kata Lucky, Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah menyiapkan lahan seluas 20 ribu hektare yang dikhususkan untuk kawasan industri. Lahan ini dipastikan tidak beririsan dengan lahan pertanian yang tidak bisa dialihfungsikan.

"Pengusaha itu butuh kepastian ketika berinvestasi diperlukan rasa aman dan perijinan yang mudah. Yang punya kepentingan itu adalah Pemerintah dan KADIN," ujar Lucky Hakim.

Ketua Kadin Indramayu terpilih M Sanafi menegaskan bahwa Kadin Kabupaten Indramayu akan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam segala hal. Fokus utama sinergi tersebut khususnya diarahkan pada pengembangan dunia ekonomi dan bisnis.

Peluang ini, kata Sanafi, dapat dilihat dengan semakin banyaknya investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya ke Indramayu. Pihaknya siap mengawal momentum positif ini demi kemajuan daerah.

"Ini adalah peluang besar bagi KADIN dalam mewujudkan Kabupaten Indramayu yang maju. Bersinergi dengan Pemerintah merupakan salah satu cara agar iklim investasi dai Indramayu dapat meningkat," ucap Sanafi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....