Desa Kawunghilir Libatkan Warga dan BPBD dalam Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan
- 04 Jul 2026 14:23 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Desa Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, memperkuat sistem kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan masyarakat dan menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api selama musim kemarau.
Kepala Desa Kawunghilir Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka, Yosa Novita, mengatakan pemerintah desa telah memiliki mekanisme pelaporan cepat melalui koordinasi langsung dengan BPBD. Warga juga diberikan informasi nomor kontak darurat agar kebakaran dapat segera dilaporkan dan ditangani.
"Kami bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Majalengka dan sudah diberikan nomor telepon untuk antisipasi jika terjadi kebakaran. Jadi kalau ada kejadian, kami bisa cepat menghubungi BPBD agar api segera dipadamkan," ujarnya kepada RRI Jumat, 3 Juli 2026.
Selain itu, pemerintah desa juga menyiapkan alat pemadam api ringan sebagai langkah penanganan awal di tingkat desa. Keberadaan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu warga sebelum bantuan dari BPBD tiba di lokasi.
Yosa menjelaskan, upaya pencegahan karhutla tidak hanya dilakukan oleh perangkat desa, tetapi juga melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kelompok pemuda, aparat keamanan, dan relawan desa turut dilibatkan dalam kegiatan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.
"Selain warga desa, kami juga melibatkan karang taruna, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Alhamdulillah kami kompak, baik saat menghadapi bencana maupun dalam kegiatan gotong royong lainnya," ucapnya.
Menurut Yosa, semangat kebersamaan masyarakat Kawunghilir telah terbangun cukup kuat dalam berbagai kegiatan sosial dan kebencanaan. Kondisi tersebut membuat warga lebih cepat bergerak ketika ada potensi musibah di lingkungan desa.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pihak kecamatan, kepolisian, dan TNI juga terus dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Pemerintah desa berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat dapat meminimalkan risiko dan dampak karhutla di wilayah Kawunghilir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....