UPT PPA Kota Cirebon Ingatkan Waspada Grooming Cegah Kekerasan Perempuan

  • 01 Jul 2026 16:05 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kasus dugaan penyekapan dan kekerasan terhadap perempuan di Bandung, menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk kekerasan yang diawali dengan manipulasi psikologis. Pola tersebut kerap berlangsung secara bertahap, sehingga korban tidak menyadari telah berada dalam hubungan yang tidak sehat.

Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3APPKB Kota Cirebon, Linda Desyani, S.Psi, mengatakan, salah satu pola yang sering digunakan pelaku adalah grooming untuk korban anak atau manipulasi psikologis, terhadap perempuan dewasa untuk mendapatkan kepercayaan korban dan melemahkan korban secara psikologis. Pelaku biasanya memberikan perhatian berlebihan sebelum mulai mengendalikan kehidupan korban.

"Biasanya pelaku akan memberikan love bombing yg intens sehingga korban merasa sangat dicintai. Setelah itu mulai muncul pembatasan komunikasi antara korban dengan keluarga, teman, hingga menguasai barang-barang pribadi korban seperti hp, kendaraan dan secara keuangan dikendalikan pelaku, sehingga masyarakat perlu lebih waspada terhadap tanda-tanda tersebut," ujar Linda kepada RRI pada Selasa, 30 Juni 2026.

Menurut Linda, korban sering kali tidak menyadari sedang mengalami kekerasan karena pelaku membangun ketergantungan emosional secara perlahan. Kondisi itu membuat korban merasa hanya pelaku yang dapat dipercaya dan diandalkan bahkan sampai terbentuk trauma bonding.

Ia menjelaskan, pola kekerasan umumnya berlangsung dalam siklus yang berulang yg menimbulkan trauma bonding kepada korban, mulai dari tindakan kekerasan lalu ada permintaan maaf bahkan perlakuan romantis yg circle tsb trus berulang sehingga membuat korban memilih bertahan yg akhirnya terjebak dalam siklus tsb. Siklus tersebut dapat terus terjadi hingga kondisi korban semakin sulit melepaskan diri dari pelaku.

"Kalau sudah mulai ada pembatasan akses kepada keluarga, teman, atau mulai menguasai barang-barang pribadi, sebaiknya segera berkomunikasi dengan keluarga atau mencari bantuan ke lembaga seperti UPT PPA sebelum kekerasan semakin jauh terjadi," ucapnya.

Linda menambahkan, UPT PPA Kota Cirebon siap memberikan pendampingan kepada korban kekerasan, baik dalam proses pelaporan, pendampingan psikologis, maupun koordinasi dengan kepolisian, Dinas kesehatan, Dinas Sosial, dan institusi terkait lainnya. Sinergi antar instansi tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan secara menyeluruh kepada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....