Pemkab Cirebon Perkuat Kewaspadaan Lingkungan Pascakasus Kekerasan di Bandung

  • 01 Jul 2026 15:47 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Bandung menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon. Peristiwa tersebut dinilai sebagai momentum untuk memperkuat kewaspadaan lingkungan hingga ke tingkat pemerintahan desa.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Yadi Wikarsa, mengatakan pemerintah daerah akan menjadikan kasus tersebut sebagai bahan pembahasan dalam rapat koordinasi bersama para camat. Langkah itu dilakukan agar upaya pencegahan dapat diperkuat secara berjenjang hingga tingkat desa.

"Hal ini akan menjadi bagian dari materi yang kami sampaikan kepada para camat di Kabupaten Cirebon. Secara berjenjang, mulai dari camat, lurah hingga kuwu perlu saling mengingatkan untuk memaksimalkan kepedulian terhadap lingkungannya masing-masing," ujar Yadi saat dihubungi RRI Selasa, 30 Juni 2026.

Yadi menilai pencegahan kekerasan tidak cukup hanya mengandalkan regulasi, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kepedulian sosial harus dibangun agar setiap warga memiliki kepekaan terhadap kondisi di lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan masyarakat perlu memperhatikan berbagai tanda yang berpotensi mengarah pada tindak kekerasan. Misalnya ketika mendengar teriakan dari dalam rumah atau melihat perubahan kondisi seseorang yang terjadi secara tidak wajar.

"Kalau ada seseorang yang berteriak atau terdengar suara mencurigakan dari dalam rumah, sebagai tetangga kita harus peka. Begitu juga ketika melihat perubahan fisik yang drastis atau aktivitas yang mencurigakan, jangan ragu melaporkannya secara berjenjang kepada RT, kemudian Bhabinkamtibmas atau Babinsa jika diperlukan," katanya.

Menurut Yadi, kepedulian sosial bukan berarti mencampuri urusan pribadi orang lain. Sebaliknya, sikap tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga di lingkungan tempat tinggal.

Ia menambahkan laporan masyarakat menjadi langkah penting agar persoalan dapat ditangani lebih cepat. Dengan deteksi dini, potensi tindak kekerasan diharapkan dapat dicegah sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

Yadi mengaku prihatin melihat kondisi korban dalam kasus yang terjadi di Bandung. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bahwa kekerasan dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat berat apabila tidak segera terdeteksi.

Ia berharap seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon semakin meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kolaborasi antara warga, pengurus lingkungan, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dinilai menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....