WCC Minta Masyarakat Tidak Lagi Anggap Kekerasan sebagai Urusan Private

  • 01 Jul 2026 14:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kekerasan yang terjadi di ruang privat dinilai tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan pribadi semata. Kepedulian masyarakat diperlukan agar korban dapat segera memperoleh perlindungan sebelum mengalami penderitaan berkepanjangan.

Direktur Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis Cirebon, Dra. Hj. Masrokhah mengatakan masyarakat memiliki peran penting mencegah kekerasan semakin berlarut. Menurutnya, tetangga maupun warga sekitar harus berani mengambil tindakan ketika menemukan indikasi kekerasan.

"Setiap orang yang tahu itu berhak melaporkan, tidak perlu menganggapnya sebagai urusan privat," ucapnya kepada RRI pada Rabu, 1 Juli 2026.

Ia menilai budaya diam membuat banyak korban kehilangan kesempatan memperoleh pertolongan lebih cepat dari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut menyebabkan kekerasan terus berlangsung tanpa adanya intervensi dari masyarakat maupun aparat setempat.

Menurutnya, laporan dapat disampaikan kepada ketua RT, RW, pemerintah desa, maupun kepolisian sesuai kondisi lapangan. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu menyelamatkan korban sebelum mengalami dampak kekerasan yang semakin berat.

"Kekerasan dalam rumah tangga maupun pacaran bukan sesuatu yang harus didiamkan oleh masyarakat," ujarnya.

Melalui kepedulian bersama, masyarakat diharapkan mampu membangun lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga. Keberanian melapor juga menjadi langkah penting menghentikan rantai kekerasan sejak gejala awal mulai terlihat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....