Bunda Literasi Kota Cirebon Ajak Orang Tua Lebih Agresif Lindungi Anak

  • 28 Jun 2026 20:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.co.id, Cirebon – Peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi digital dinilai semakin penting seiring meningkatnya intensitas penggunaan gawai oleh anak sejak usia dini. Pesan tersebut disampaikan Bunda Literasi Kota Cirebon, Noviyanti Edo, dalam pembukaan Pelatihan Literasi Digital Masyarakat Umum dan Anak bertajuk Digital Parenting Talk: Kenali PP TUNAS (Tunggu Anak Siap), Lindungi Anak di Dunia Digital yang berlangsung di Ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon, Sabtu, 27 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu memahami risiko dunia digital sekaligus memperkuat pola pengasuhan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Para peserta berasal dari unsur guru, PKK, organisasi perempuan, komunitas literasi digital, hingga masyarakat umum.

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Kota Cirebon, Noviyanti Edo, mengatakan dirinya memiliki perhatian besar terhadap perkembangan anak di tengah pesatnya transformasi digital. Menurutnya, penggunaan teknologi perlu diarahkan agar anak tidak terpapar dampak negatif yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang mereka.

"Anak-anak sudah terbiasa dengan digital. Saya tidak mau anak-anak di Kota Cirebon ini hanyut dengan digitalnya. Mudah-mudahan dengan acara ini bisa membantu kita bagaimana cara pengendalian anak-anak di Kota Cirebon ini terhindar dari negatifnya digital," ujarnya.

Baca juga: Wujudkan Kota Layak Anak, Pemkot Cirebon Sasar Lingkungan Digital

Ia mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam mendampingi anak di era digital sehingga diperlukan pengetahuan baru yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun sekolah. Menurutnya, kegiatan literasi digital seperti ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat kemampuan dalam melindungi anak.

"Mari kita sama-sama, mudah-mudahan dengan adanya acara ini kita bisa melakukan tindakan yang lebih agresif lagi, terus mendapatkan ilmu-ilmu baru agar meningkatkan bagaimana kita cara melindungi anak-anak dari digital ini," katanya.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak-anak dapat memanfaatkan teknologi sesuai minat dan potensi yang dimiliki. Pendampingan yang konsisten diyakini akan membantu menciptakan generasi yang lebih cakap digital sekaligus terlindungi dari berbagai ancaman di ruang siber.

"Pokoknya harus betul-betul fokus dalam kegiatan ini. Saya sangat fokus bagaimana menjadikan anak-anak Kota Cirebon ini bisa diarahkan ke arah yang lebih bagus lagi sesuai dengan talentanya," ucap Noviyanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....