Peringati Harganas, Tim Pendamping Keluarga Bergerak Serentak Edukasi Keluarga

  • 28 Jun 2026 17:32 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Gerakan Edukasi dan Pendampingan Inti Keluarga (GEMATI) secara serentak dilaksanakan di seluruh desa dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026. Kegiatan tersebut melibatkan penyuluh keluarga berencana bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk memberikan edukasi sekaligus pendampingan kepada keluarga sasaran.

Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Palimanan, Sri Yanuarti, menjelaskan GEMATI dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan sasaran ibu hamil, ibu bersalin, serta keluarga yang memiliki balita. Pendampingan dilakukan melalui kunjungan langsung sekaligus penginputan data keluarga sasaran.

“Kita ada gerakan melakukan pendampingan kepada keluarga inti, dilaksanakan serentak, baik oleh penyuluh KB maupun kader Tim Pendamping Keluarga di setiap desa. Sasarannya ibu hamil, ibu bersalin, dan keluarga yang memiliki balita. Kita melakukan pendampingan sekaligus penginputan data secara serentak se-Indonesia. Dinamakan GEMATI, Gerakan Edukasi dan Pendampingan Inti Keluarga," ujarnya pada Minggu, 28 Juni 2026.

Baca juga: Harganas 2026, Keterlibatan Ayah Dinilai Kunci Membangun Keluarga Berkualitas

Ia menjelaskan, Tim Pendamping Keluarga di setiap desa terdiri atas kader KB, kader PKK, dan tenaga kesehatan. Seluruh unsur tersebut bergerak bersama untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting serta memperkuat penerapan delapan fungsi keluarga sebagai fondasi ketahanan keluarga.

"Di tiap desa ada kader TPK, jadi semuanya bergerak, melakukan pendampingan dan edukasi kepada sasaran tentang pencegahan stunting. Kalau kami sebagai petugas juga memberikan edukasi mengenai delapan fungsi keluarga, sedangkan kader PKK melakukan pendampingan dalam rangka pencegahan stunting," katanya.

Selain pendampingan di masyarakat, rangkaian Harganas juga diawali dengan apel yang dilaksanakan secara nasional maupun di tingkat Kabupaten Cirebon. Setelah apel, para penyuluh dan kader langsung diterjunkan ke wilayah binaan masing-masing.

Menurutnya GEMATI menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun keluarga yang berkualitas melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya pola asuh yang baik, kesehatan keluarga, serta pencegahan stunting sejak dini.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas unsur hingga tingkat desa menjadi kekuatan utama dalam menjangkau keluarga sasaran. Dengan keterlibatan penyuluh, kader PKK, dan tenaga kesehatan, edukasi dapat diberikan secara lebih menyeluruh sehingga tujuan membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas dapat tercapai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....