Kemenag Kabupaten Cirebon Perluas Aksi Sosial bagi Anak Yatim & Disabilitas
- 27 Jun 2026 15:01 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon telah menyalurkan santunan kepada 1.475 anak yatim dan penyandang disabilitas melalui program Peaceful Muharam 2026. Hingga Jumat 26 Juni 2026, jumlah penerima manfaat masih terus bertambah seiring berlanjutnya pendataan dan penyaluran di berbagai wilayah.
Program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh satuan kerja Kemenag Kabupaten Cirebon, mulai dari Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah negeri dan swasta jenjang MI, MTs, dan MA, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) PAI, hingga unit kerja lainnya. Bantuan disalurkan dalam bentuk paket santunan dan uang binaan.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, H. Slamet, mengatakan Peaceful Muharam tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan bersama untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Peaceful Muharam 2026 merupakan momentum memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Kami di Kabupaten Cirebon menyambutnya dengan melibatkan seluruh satuan kerja agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas," ujarnya dikutip dari rilis Kemenag Kabupaten Cirebon.
Menurutnya, keterlibatan seluruh satuan kerja menjadi bukti bahwa kepedulian sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas dan fungsi Kementerian Agama.
"Alhamdulillah, sampai hari ini tercatat sekitar 1.475 penerima santunan. Angka ini bukan akhir karena pendataan dan penyaluran masih terus berjalan di berbagai wilayah. Kami ingin memastikan semakin banyak anak yatim dan penyandang disabilitas yang merasakan kebahagiaan Muharam melalui sentuhan kasih dari keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Cirebon," katanya.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan penguatan moral bagi para penerima manfaat.
"Santunan ini memang berupa paket kebutuhan dan uang binaan, tetapi yang lebih penting adalah pesan bahwa mereka tidak sendiri. Ada negara, ada masyarakat, dan ada Kementerian Agama yang terus berupaya hadir mendampingi mereka. Semoga bantuan ini membawa manfaat, meringankan kebutuhan, dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik," katanya.
Ia berharap semangat berbagi yang dibangun melalui Peaceful Muharam tidak berhenti pada momentum Tahun Baru Islam, melainkan menjadi budaya kepedulian yang terus tumbuh di lingkungan Kementerian Agama maupun masyarakat.
"Kami berharap semangat berbagi ini menjadi budaya yang terus hidup di lingkungan Kementerian Agama maupun masyarakat. Semakin banyak tangan yang tergerak membantu, semakin kuat pula ikatan persaudaraan dan kepedulian sosial yang kita bangun bersama," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....