Momentum 10 Muharam, Kemenag Majalengka Tebar Santunan Anak Yatim & Disabilitas
- 27 Jun 2026 13:38 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat memperkuat kesalehan sosial melalui peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam rangka 10 Muharam 1448 Hijriah. Pada kegiatan yang digelar di Halaman Masjid Al-Ikhlas Kemenag Majalengka, Kamis 25 Juni 2026, Kemenag menyalurkan santunan kepada 200 anak yatim dan penyandang disabilitas.
Kegiatan bertema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Menguatkan Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat" tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia melalui sambungan Zoom yang terpusat di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.
Dalam sambutan virtualnya, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., mengajak masyarakat menjadikan momentum 10 Muharam sebagai tradisi berbagi yang membawa manfaat bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. "Lebaran berasal dari kata lebar yang berarti lapang dada. Dengan lapang dada, seluruh dendam terkubur dan problem terselesaikan," ujarnya dikutip dari rilis Kemenag Majalengka.
Ia juga mengajak masyarakat memaknai yatim secara lebih luas sebagai mereka yang membutuhkan perhatian dan pertolongan.
Di lokasi kegiatan, Ketua PCNU Kabupaten Majalengka, KH. Muhammad Umar, M.Ag., memberikan motivasi kepada para penerima manfaat. Ia mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga tumbuh sebagai anak yatim, namun berhasil menjadi manusia paling mulia.
"Siapa pun kalian, punya harapan yang sama. Boleh jadi camat, boleh jadi kepala kemenag, atau apa pun. Ketika bapakmu telah dulu pergi, tidak usah kecil hati," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim tidak boleh berhenti hanya pada peringatan 10 Muharam.
"Momen 10 Muharam ini adalah stimulan dan bahan renungan agar kita lebih peka secara sosial. Kita rajin salat dan puasa itu bagus, tapi jangan berhenti di situ. Kepedulian sosial adalah PR yang harus ditindaklanjuti secara terus-menerus. Anak-anak ini harus merasa merdeka dan bahagia setiap hari," katanya.
Pada kegiatan tersebut, Kemenag Majalengka bekerja sama dengan BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 200 anak yatim dan penyandang disabilitas. Sebanyak 70 penerima hadir langsung untuk menerima paket sembako, uang saku, dan biaya transportasi, sedangkan 130 penerima lainnya memperoleh paket sembako yang didistribusikan ke wilayah masing-masing.
Program tersebut mendapat apresiasi dari para penerima manfaat. Nissya Agnia Maharani, siswi MA Putri PUI Majalengka, mengaku bantuan tersebut menjadi penyemangat untuk terus menempuh pendidikan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Kantor Kemenag Majalengka atas bantuan dan perhatian ini. Program ini membuat kami merasa didukung untuk terus belajar dan meraih cita-cita," katanya.
Hal senada disampaikan M. Rizki Ramdhani, santri Daarul Uluum PUI Majalengka. "Terima kasih banyak kepada Kemenag Majalengka. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga seluruh kebaikan Bapak dan Ibu sekalian dibalas dengan berkah yang melimpah oleh Allah SWT," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....