Lebaran Yatim Jadi Momentum Berbagi Kebahagiaan bagi 100 Anak Yatim di Indramayu
- 27 Jun 2026 08:43 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – Sebanyak 100 anak yatim di Kabupaten Indramayu menerima santunan dalam bentuk voucher belanja serta diajak berbelanja dan makan bersama dalam kegiatan Lebaran Yatim 2026 yang digelar di Mall Indramayu, Selasa 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah itu merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Indramayu, BAZNAS Kabupaten Indramayu, dan Kementerian Agama Kabupaten Indramayu.
Program tersebut tidak hanya memberikan bantuan kepada anak yatim, tetapi juga menghadirkan pengalaman kebersamaan sebagai bentuk penguatan kepedulian sosial dan penghargaan terhadap mereka.
Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, H. Aspuri, mengatakan seluruh anak yatim yang mengikuti kegiatan menerima voucher belanja dan diajak menikmati makan bersama agar dapat merasakan kebahagiaan di bulan Muharam.
"Total anak yatim pada Lebaran Yatim ini sebanyak 100 orang. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan memberikan voucher belanja kepada seluruh anak yatim dan makan bersama. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menghadirkan sukacita di bulan Muharam," ujarnya dikutip dari rilis Kemenang Kabupaten Indramayu.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menilai Lebaran Yatim menjadi momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada anak-anak yatim melalui kegiatan yang lebih bermakna.
"Lebaran Yatim menjadi momentum berbagi kebahagiaan dan merajut kepedulian. Kegiatan ini memiliki makna yang istimewa karena selain memberikan santunan, anak-anak juga diajak berbelanja dan menikmati kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyalurkan zakat dan membelanjakan hartanya untuk membahagiakan anak-anak yatim," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, H. Aghuts Muhaimin, menegaskan perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai dasar pendidikan karakter dan ajaran agama yang perlu terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Lebaran Yatim bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan rasa dicintai dan dimuliakan kepada anak-anak. Ketika mereka merasakan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitarnya, di situlah nilai agama hadir dan memberi dampak nyata," katanya.
Ia menambahkan, peringatan 1 Muharam menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga empati dan kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan Kementerian Agama, kegiatan Lebaran Yatim 2026 diharapkan dapat menjadi ruang berbagi yang bermakna sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....