Lapas Indramayu Tingkatkan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

  • 26 Jun 2026 20:14 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian melalui Marhaban Yasin dan Marawis bersama warga binaan, Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga binaan sebagai salah satu bentuk pembinaan spiritual selama menjalani masa pidana.

Kegiatan Marhaban Yasin bersama tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan, di antaranya marawisan, pembacaan Surat Yasin, salawatan, serta doa penutup. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan moral warga binaan selama menjalani masa pidana. Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada pembentukan mental, moral, dan spiritual warga binaan. Sisi religius ini dinilai krusial untuk bekal masa depan mereka.

“Melalui kegiatan Marhaban Yasin dan Marawis ini, kami berharap warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Berthoni. Ia juga berharap mereka bisa memperbaiki diri serta menanamkan nilai keagamaan saat kembali ke masyarakat.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa Lapas Kelas IIB Indramayu akan terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang positif. Fokus utamanya adalah pada bidang keagamaan secara berkelanjutan.

Kegiatan seperti ini diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan yang lebih religius dan berakhlak baik. Mereka juga diharapkan memiliki semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik kelak.

Kegiatan ini dipimpin oleh Pengurus DKM Masjid dan didampingi oleh Edi Damudi selaku Staf Bimkemas Lapas Kelas IIB Indramayu. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan di dalam lapas.

Melalui pendampingan ini, warga binaan tidak hanya menjalani pidana, tetapi juga memperoleh pembinaan mental dan moral. Pihak lapas terus berupaya memberikan wadah positif bagi mereka.

Lapas Kelas IIB Indramayu berharap nilai-nilai keagamaan dapat menjadi fondasi kuat bagi warga binaan dalam memperbaiki diri. Hal ini penting untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih positif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....