Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Waspadai Lonjakan Kebakaran Selama Kemarau

  • 25 Jun 2026 11:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon mewaspadai peningkatan kejadian kebakaran selama puncak musim kemarau. Kondisi cuaca panas dan lingkungan kering dinilai memperbesar potensi kebakaran di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Eno Sujana mengatakan frekuensi kebakaran menunjukkan tren meningkat belakangan ini. Hampir setiap dua hingga tiga hari terjadi kebakaran rumah, lahan, maupun tempat usaha.

“Kemungkinan tahun sekarang meningkat karena setiap dua atau tiga hari terjadi kebakaran,” katanya kepada RRI pada Selasa, 23 Juni 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius mengingat dampaknya dapat mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Eno menjelaskan penyebab kebakaran cukup beragam mulai instalasi listrik hingga kelalaian manusia. Selain itu aktivitas pembakaran sampah sembarangan juga sering memicu kebakaran lahan saat kemarau.

Menurutnya beberapa kejadian kebakaran lahan terjadi di Arjawinangun, Weru, Sumber, Palimanan, dan Talun. Sebagian kasus dipicu api pembakaran sampah yang ditinggalkan hingga menjalar ke lingkungan sekitar.

“Sebagian kebakaran lahan terjadi akibat pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan,” ujarnya. Karena itu masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau yang sedang berlangsung.

Disdamkarmat Kabupaten Cirebon terus memantau wilayah rawan guna mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi. Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan kerugian material maupun risiko korban jiwa.

Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan titik api yang berpotensi membesar. Langkah cepat dinilai penting agar kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas ke permukiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....