Database Lost and Found KAI Permudah Pelacakan Barang Hilang Penumpang

  • 21 Jun 2026 07:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – KAI Daop 3 Cirebon terus memperkuat layanan penanganan barang hilang melalui sistem Database Lost and Found yang terhubung secara online. Sistem tersebut memungkinkan proses pencarian dan pencocokan barang hilang dilakukan lebih cepat di seluruh stasiun.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan setiap barang yang ditemukan di dalam kereta maupun lingkungan stasiun akan melalui proses verifikasi dan pendataan. Barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam database agar mudah ditelusuri oleh petugas.

Menurutnya, saat terdapat barang temuan, petugas akan terlebih dahulu mengumumkannya melalui pengeras suara stasiun. Jika tidak ada pihak yang mengaku sebagai pemilik, barang akan diamankan di pos pengamanan stasiun.

Selanjutnya, barang tersebut diberi label khusus sebagai barang temuan. Data barang kemudian diinput ke dalam sistem Lost and Found yang dapat diakses secara online oleh petugas di berbagai stasiun.

“Penginputan barang temuan ke dalam Database Lost and Found diharapkan dapat mempermudah proses pencarian barang hilang. Hal ini disesuaikan dengan ciri maupun spesifikasi yang telah dilaporkan oleh para penumpang KA,” ujarnya dalam rilis PT KAI Daop 3 Cirebon, Sabtu ,20 Juni 2026.

Ia menambahkan, sistem pendataan tersebut memungkinkan penumpang melaporkan kehilangan barang di stasiun mana pun. Dengan demikian, proses pencarian tidak terbatas pada lokasi tempat barang hilang dilaporkan.

Ia menjelaskan layanan Lost and Found dijalankan oleh petugas yang memiliki tanggung jawab dan integritas tinggi. Kehadiran layanan tersebut memberikan rasa tenang bagi pelanggan yang mengalami kehilangan atau tertinggal barang selama perjalanan.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, KAI Daop 3 Cirebon mencatat 438 kasus penemuan barang tertinggal dengan nilai estimasi mencapai Rp477.514.000. Berbagai barang berharga seperti laptop, smartwatch, ponsel, uang tunai hingga emas berhasil diamankan oleh petugas.

Seluruh barang yang ditemukan tersebut telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Keberhasilan itu menjadi bukti efektivitas sistem pendataan digital yang didukung kesigapan petugas di lapangan.

KAI juga mengingatkan pelanggan agar selalu memperhatikan barang bawaannya sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun. Pemeriksaan ulang pada area tempat duduk dan bagasi dinilai penting untuk mencegah barang tertinggal selama perjalanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....