Sekolah Rakyat Diharapkan Putus Mata Rantai Kemiskinan di Indramayu

  • 20 Jun 2026 06:49 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang dapat diakses oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah ini ditujukan bagi siswa yang berasal dari keluarga kategori miskin dan miskin ekstrem berdasarkan data pemerintah.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 40 Indramayu, Mardiani, S.Pd., mengatakan kemiskinan sering kali berulang dari satu generasi ke generasi berikutnya karena keterbatasan akses pendidikan dan kesempatan kerja. Karena itu, Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan peluang yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Sekolah rakyat ini didirikan untuk anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 yang termasuk kategori miskin dan miskin ekstrem,” ujarnya kepada RRI Kamis, 18 Juni 2026.

Menurut Mardiani, sebagian besar keluarga siswa memiliki kondisi ekonomi yang terbatas dan pekerjaan orang tua yang tidak menentu. Situasi tersebut kerap membuat anak-anak menghadapi hambatan dalam memperoleh pendidikan yang layak.

Melalui pendidikan dan pembinaan yang diberikan, para siswa diharapkan mampu memiliki keterampilan serta kemandirian setelah lulus sekolah. Dengan bekal tersebut, mereka berpeluang memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

“Dengan anak-anak bersekolah di Sekolah Rakyat, harapannya nanti setelah lulus dia akan bisa mandiri dan mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga bisa mengangkat keluarganya,” ucapnya.

Mardiani menegaskan tujuan utama program ini adalah mencegah kemiskinan terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan taraf hidup keluarga miskin.

“Jangan sampai kemiskinan itu diwariskan ke anak cucunya. Dengan adanya Sekolah Rakyat ini diharapkan anak-anak bisa meningkatkan derajat dirinya sekaligus derajat keluarganya,” katanya.

Selain menjelaskan tujuan program, Mardiani juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan pendidikan yang disediakan pemerintah bagi keluarga kurang mampu. Ia berharap semakin banyak anak yang tetap melanjutkan sekolah sehingga memiliki masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....