Peringati Hari Jadi GTD, PKB Kuningan Kerahkan 32 Pengurus DPAC ke Bandung

  • 18 Jun 2026 12:27 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan mengerahkan pengurus dari 32 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC). Mereka dikirim untuk menghadiri peringatan hari jadi Gerakan Tanggap Darurat (GTD) PKB Jawa Barat di kawasan Arcamanik, Kota Bandung.

Sebanyak 160 pengurus diberangkatkan menggunakan tiga unit bus. Selain itu, PKB Kuningan juga mengirimkan sembilan kendaraan siaga yang terdiri dari delapan mobil siaga fraksi dan satu mobil siaga milik DPC PKB Kuningan.

Seluruh armada dari Kabupaten Kuningan bergabung bersama 250 kendaraan siaga dan sekitar 17 ribu pengurus DPAC PKB se-Jawa Barat. Kegiatan besar ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Koordinator GTD Dapil 5 Kuningan, H. Susanto, mengatakan bahwa keberadaan kendaraan siaga tersebut merupakan bagian dari upaya nyata partai. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat layanan sosial sekaligus mengoptimalkan penanganan kedaruratan bagi masyarakat.

“Jika terjadi musibah, harus ada respons yang cepat. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat berkoordinasi melalui Kantor DPC PKB Kuningan maupun koordinator wilayah di masing-masing daerah pemilihan,” kata H. Susanto kepada RRI, Kamis, 18 Juni 2026.

Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi PKB itu menjelaskan bahwa kendaraan siaga disiapkan untuk membantu masyarakat luas. Fasilitas ini siap digunakan dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Menurutnya, keberadaan GTD menjadi salah satu bentuk pengabdian partai kepada masyarakat melalui layanan kemanusiaan yang dapat diakses hingga tingkat kecamatan. “Target kami, menjelang Pemilu 2029 seluruh 32 DPAC PKB di Kabupaten Kuningan sudah memiliki unit mobil siaga masing-masing,” ujarnya.

Dengan penambahan armada tersebut, pelayanan kedaruratan diharapkan dapat semakin menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Langkah ini juga bertujuan agar penanganan di lapangan bisa berjalan secara lebih cepat dan mandiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....