Pemkab Cirebon Tanamkan Cinta Budaya lewat Pelatihan Membatik bagi Anak
- 17 Jun 2026 17:12 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon menjadikan momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda melalui pelatihan membatik yang diikuti puluhan anak. Kegiatan tersebut digelar di BT Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Senin, 15 Juni 2026.
Pelatihan diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon melibatkan 30 peserta yang berasal dari Kecamatan Talun, Dukupuntang, dan Jamblang. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Cirebon.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, mengatakan pelatihan membatik dipilih karena batik merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Menurutnya, pengenalan budaya lokal kepada anak-anak perlu dilakukan sejak dini agar mereka memiliki rasa memiliki terhadap kekayaan budaya daerah.
“Kalau kita tidak mengenalkan dari sejak dini kepada anak-anak kita, kepada generasi muda kita, kapan kita bisa mengembangkan batik ini lebih dalam lagi?” katanya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.
Ia menjelaskan, Kabupaten Cirebon memiliki kekayaan batik yang sangat besar dengan ratusan motif khas yang menjadi identitas daerah. Oleh karena itu, generasi muda perlu dikenalkan dengan berbagai nilai budaya yang terkandung dalam setiap karya batik Cirebon.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan hanya mengajarkan keterampilan membatik, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran budaya dan kebanggaan terhadap warisan daerah. Melalui pelatihan ini, peserta diajak memahami proses pembuatan batik sekaligus mengenal makna yang terkandung dalam motif-motif tradisional.
Menurutnya, pelestarian batik tidak dapat dilakukan hanya oleh para perajin yang sudah ada saat ini. Keterlibatan anak-anak dan generasi muda menjadi faktor penting agar tradisi membatik tetap hidup dan berkembang di masa mendatang.
“Bukan untuk apa-apa, tapi untuk melestarikan batik Kabupaten Cirebon supaya tetap lestari dan generasi muda tetap akan mencintai batik, dan ada seniman-seniman batik di Kabupaten Cirebon dari kalangan generasi muda,” ujarnya.
Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi dan mengenal identitas budaya daerahnya secara lebih dekat. Pemkab Cirebon berharap batik tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga terus berkembang di tangan generasi penerus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....