Kemiskinan dan Kesenjangan Jadi Perhatian Pemprov Jabar pada Hari Jadi Cirebon

  • 16 Jun 2026 14:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Di tengah berbagai capaian pembangunan, Kota Cirebon masih menghadapi sejumlah tantangan strategis. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyoroti persoalan kemiskinan dan kesenjangan sosial yang perlu mendapat perhatian serius.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan pembangunan harus diiringi pemerataan hasil pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian makro ekonomi semata.

“Kenapa kemiskinan Kota Cirebon masih 8,66 persen dan indeks gini masih 0,402 persen,” katanya dalam sambutan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 pada Selasa, 16 Juni 2026.

Ia menjelaskan tingginya indeks gini menunjukkan kesenjangan antara kelompok masyarakat masih cukup besar. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan melalui kebijakan yang tepat sasaran.

Herman menilai penurunan angka kemiskinan harus dilakukan secara lebih signifikan pada masa mendatang. Pemerintah daerah didorong menghadirkan program yang mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Kemiskinan itu minimal harus turun 0,5 persen karena kinerja istimewa membutuhkan hasil yang istimewa,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pembangunan harus dijawab melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan daerah. Langkah tersebut penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Melalui kerja bersama yang konsisten, berbagai persoalan sosial diyakini dapat diatasi secara bertahap. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat Kota Cirebon dapat terus meningkat pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....