Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan Terus Diperkuat di Kabupaten Cirebon

  • 15 Jun 2026 14:03 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Penguatan pendidikan keagamaan terus dilakukan di sekolah-sekolah Kabupaten Cirebon untuk membentuk karakter pelajar. Upaya tersebut sekaligus menjadi strategi mencegah masuknya paham radikalisme dan pengaruh negatif di kalangan generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto mengatakan pendidikan agama formal masih memiliki keterbatasan waktu. Karena itu, sekolah didorong menghadirkan kegiatan keagamaan tambahan secara berkelanjutan.

“Pendidikan agama di jenjang formal sangat minim sehingga perlu penguatan melalui berbagai program,” ujarnya kepada RRI pada Senin, 15 Juni 2026.

Salah satu program yang dijalankan adalah Serdadu atau Serentak Dhuha dan Dhuhur. Melalui program tersebut, siswa dibiasakan melaksanakan salat berjamaah sebelum memulai dan mengakhiri pembelajaran.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga menjalankan program IMRAN atau Indonesia Mengaji Al-Qur'an. Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan para ustaz dan kiai di lingkungan masing-masing desa.

“Alhamdulillah pada tahun 2025 kami sudah mewisuda sekitar dua ribu lima ratus siswa tahfiz,” katanya.

Menurutnya, penguatan pendidikan keagamaan dapat menjadi benteng menghadapi berbagai pengaruh negatif. Nilai keimanan yang kuat diharapkan membantu pelajar menyaring informasi dan pergaulan sehari-hari.

Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang religius dan berakhlak baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....