Rumah Aman Anak Majalengka Bantu Pemulihan Korban Kejahatan Siber
- 15 Jun 2026 12:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Majalengka menilai upaya pemulihan bagi anak korban kejahatan siber membutuhkan dukungan lintas sektor. Kehadiran layanan yang terintegrasi dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan psikologis anak.
Ketua LPA Kabupaten Majalengka, Aris Prayuda, M.Pd., mengatakan Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menunjukkan komitmen dalam perlindungan anak melalui penyediaan Rumah Aman Anak. Fasilitas tersebut menjadi wadah penanganan berbagai persoalan yang dihadapi anak, termasuk dampak dari kejahatan di ruang digital.
“Dari tahun 2024, alhamdulillah Pak Bupati Majalengka sangat responsif. Ketika mengurus anak-anak yang berhadapan dengan hukum maupun yang terlibat persoalan lainnya, termasuk kecanduan handphone dan gadget, sudah disediakan Rumah Aman Anak,” ujarnya dalam program Dialog Cirebon Menyapa edisi Jumat, 12 Juni 2026.
Aris menjelaskan, keberadaan Rumah Aman Anak merupakan fasilitas yang telah lama dinantikan oleh para pegiat perlindungan anak di Majalengka. Tempat tersebut menyediakan ruang konsultasi, mediasi, hingga layanan pemulihan trauma bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan.
Menurutnya, fasilitas itu juga menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi kebijakan perlindungan anak di era digital. Dengan adanya layanan yang mudah diakses, proses penanganan korban dapat dilakukan lebih cepat dan terarah.
“Untuk ruang konsultasi, ruang mediasi, kemudian bagaimana memberikan treatment trauma healing kepada anak-anak. Semuanya sudah disediakan dalam ruang khusus yang ada di Rumah Aman Anak,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, penanganan kasus anak tidak hanya melibatkan LPA Kabupaten Majalengka. Berbagai pihak turut terlibat, mulai dari kepolisian, tenaga kesehatan, dokter, hingga psikolog klinis dan psikolog forensik.
Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Baik anak maupun orang tua dapat memanfaatkan layanan yang tersedia untuk berkonsultasi dan memperoleh solusi atas permasalahan yang dihadapi.
Aris menegaskan hingga saat ini Rumah Aman Anak masih aktif beroperasi dan memberikan layanan kepada masyarakat. Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat semakin memperkuat perlindungan dan pemulihan anak korban kejahatan, termasuk kejahatan siber di Kabupaten Majalengka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....